Ini yang terjadi ketika Boyband Jepang; Arashi Pertama kalinya datang ke Jakarta!


ARASHI JAKARTA

“Itsumo sugu soba ni aru 
Yuzurenai yo daremo jama dekinai 
Karadajuu ni kaze wo atsumete makiokose 
A-ra-shi a-ra-shi for dream” – Arashi 


Sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh Arashian (fans Arashi) asal Indonesia kemarin (10/11) di Hotel Mulia, Jakarta. 


Pagi itu, sepertinya matahari dengan semangat untuk segera terbit, membuat mami bergegas mempersiapkan segala sesuatunya menyambut kedatangan Arashi ke Jakarta. Meski tidak ada persiapan yang mumpuni apalagi sebagai fans Arashian. Mami merasa malu, secara mami menyukai lagu – lagu mereka tapi cukup untuk dinikmati. Karena lagu Arashi itu membuat flashback di masa mami masih sekolah dan cinta monyet. Kebetulan dulu pacar memberikan hadiah ulang tahun berupa kaset Arashi sebagai salah satu syarat untuk mendekati mami. Lucu memang kalau dipikir, yahh.. namanya masih ABEGE yekan. Intinya, lagu – lagu Arashi menemani setiap perjalanan hidup mami, baik suka maupun duka. 

Malam sebelumnya mami sudah bicara dengan papi mengenai kedatangan boyband Arashi asal jepang untuk Presscon ke Jakarta, Indonesia. Bahkan hari – hari sebelumnya mami mulai mencari info mengenai mereka. Berharap mami mendapatkan undangan as Blogger or Influencer, sayangnya semakin berharap semakin tidak terwujud keinginan tersebut. Sedangkan teman mami yang sudah apply ke salah satu agensi untuk hadir di event presscon malah kebagian jatah meliput disana, kannnn.. gimana ya ini perasaan. Hiks. 

Tapi mami merasa ada yang janggal dengan presscon di Jakarta, Indonesia ini. Di tiga negara lainnya, EO mengumumkan secara resmi, sedangkan di Indonesia-hening. Mulai lagi mengorek informasi, tapi mami tidak mendapatkan kabar siapa EO untuk presscon yang di Jakarta. Kabar tentang kedatangan mereka juga mami dapatkan dari teman – teman media dan juga group chat sesama Fans Arashian Indonesia. 



Kekhawatiran Arashian terhadap EO Indonesia 
ARASHI JAKARTA
foto: berbagai sumber
H-2, tiba – tiba, Official Arashi mengumumkan akan mengundang fans yang beruntung untuk datang ke event presscon mereka. Mami mencoba mendaftar dengan mengisi google form yang disediakan, beserta alasan serta pesan untuk Arashi langsung. Berharap bisa menjadi salah satu dari sekian banyak fans yang beruntung gak ada salahnya bukan?. Tapi makin kesini, mami merasa aneh. Kok ini gak ada woro – woro resmi dari pihak Indonesia ya selaku EO nya?, EO nya siapa juga mami enggak tau, fans Arashi juga sama dan bertanya – tanya. 



Ada apa? 

H-1, Keadaan makin membingunkan bagi para Arashian, termasuk mami. Sama sekali blas gak ada kabar siapa EO dan siapa yang mengumumkan fans yang beruntung mendapat ballot untuk hadir di event pressconnya Arashi. Melihat berita yang tersebar di Singapura, Bangkok dan Taipei semua EO-nya mengumumkan secara resmi nama – nama yang beruntung. 


Jakarta, Indonesia. NIHIL! 

Jadi bertanya juga “Sebenarnya ini acara jadi gak?” 


Sore di hari yang sama, satu- persatu fans mulai mendapatkan email cinta dari Arashi. Dari group I no Arashi hanya ada 3 fans yang beruntung. Padahal katanya, ada 2000 orang yang mendaftar untuk presscon Jakarta. Sisanya? Entahlah. Terlebih kalau menurut sumber data dari EO luar, mereka hanya terima 50 orang Arashian yang beruntung. Makin kecil kemungkinan dong buat mami diundang. Udah hopeless banget lah. 

Sampai malam-pun kita enggak tau, siapa EO yang handle Presscon Arashi Jakarta. Bagaikan bunglon yang menyamarkan jejaknya karena tidak mau di-trace oleh Arashian mungkin. Kalau boleh jujur ya, mami kecewa banget. Karena sesungguhnya fans Jpop itu enggak boleh disamain oleh fans Kpop yang rusuh – rusuh. Terlebih, kita sangat menghargai Johnnys Entertaiment. Kita tau rules sebagai fans. 

FYI, saat kalian heboh soal beberapa artis K-Pop datang ke Indonesia atau kalian sibuk mencari video clip Kpop Idola kalian melalui media sosial. Kita mah dengan sabar menanti om J.E menyebarkan DVD/CD video clip mereka. Pasalnya, ketika Arashi belum mengumumkan akan membuka SNS, mereka sangat tertutup sekali dengan media sosial. Fansnya J.E itu, fans loyal dan sangat setia. Kalau enggak kuat iman dan uang, susah untuk menjadi fansnya. Serius! 

Karena itulah, mami dan juga Arashian yang lain paham benar semua aturan main yang ada. Kita patuh dan nurut banget. Demi babang- dan om ganteng itu terjaga. 



D-Day! 
ARASHI JAKARTA

Hari yang dinantipun tiba, dan serius sampai detik kemarin enggak ada pengumuman resmi dari EO Indonesia siapa Fans Arashi yang beruntung mendapatkan ballout pressconnya. Tetap dengan positif thingking, mami berangkat menuju Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. 

Kebetulan, di group chat, ada info bahwa Arashian I No Arashi yang digawangi oleh Onya akan datang ke Hotel pukul lima subuh waktu setempat. Dalam hati mami “woowww.. niat banget emang ini Arashian!, walau ada badai menerjang (baca: gak ada kejelasan dari pihak EO) kita tetap bergandengan tangan menyambut Arashi datang ke Jakarta untuk pertama kalinya” 


Salut! - Satu kata yang tepat untuk Arashian Indonesia. 

Mami?, mami enggak bisa datang sepagi itu, tau sendirilah ya. Hana dan papi ikut. Awalnya mau Mami dan papi saja datang, karena kan papi bisa masuk sebagai media jadi mami akan pura – pura gitu mendampingi papi (wkkwkw). Tapi, Hana enggak mau di titip ke neneknya jadilah diboyong semua deh ke venue. 

Sesampainya di Hotel, mami parkir di P5 dan diboyong sama pak Satpam menuju P6. Mungkin karena doi berpikir kita dari media kali ya. Makanya pas kita keluar itu udah depannya venue presscon. Disana banyak wartawan dan beberapa blogger/influncer yang hadir. Mereka benar – benar di Manja, karena disuguhkan panganan serta minuman yang hangat. Sedangkan fans Arashian? Terlunta – lunta di lobby hotel dan beberapa ada di luar hotel juga enggak boleh masuk. 

Yang mami perhatikan, ada 3 atau 4 meja registrasi. Padahal kan sama – sama dari media, kok dibedain ya? pikir mami kala itu. Ternyata, selidik boleh selidik, ada media yang diundang dari pihak A – D. Jadi beda – beda gitu. Padahal kalau biasanya mami sering hadir presscon, paling Cuma ada 2 meja registrasi saja. Satu untuk media satu lagi blogger, that’s it~. Pun kalau ada tambahan untuk Fansnya yang menang ballout jadi tiga meja registrasi saja. 

Dan anehnya ada satu meja registrasi yang mengundang minat mami “Media (pakai nama perorang)” what? Itu dibawa perorangan? Hmm… okey. 

Jiwa detektif mami menggelora, mulai selidik lagi dong. Tanya – tanya ke temen wartawan, dan beberapa juga merasa aneh. Enggak biasanya, dari pihak media-pun di kotak – kotakan. Kemudian, ada salah satu orang yang bertuliskan “staff” menyebutkan hanya ada 35 fans yang beruntung untuk mengikuti presscon Arashi. 

“Hah? Cuma 35 orang?, Singapura, Bangkok dan Taipei ada 50 orang loh!” geram mami dalam hati. 

Sampai di sini mami mulai males, asli kok begini banget ya, cuma presscon doang loh ya. sekelas Maher Zain atau Suju aja gak kaya gini. Iya, ketat tapi gak lebay. Oh, GOD! Mami sering datang ke Presscon artis, tapi yang ini asli aneh banget. 

Keanehan lainnya, di nametag wartawan Tulisan besarnya “Fanmeeting” dibawahnya baru Presscon. Apalagi ini maksudnya? 

Kalian tau kan kalau fan meeting itu, si artis menyapa semua fansnya di satu negara tanpa dibeda – bedakan ? lah ini apa? 

Haduhh.. makin gak jelas gini. Mencoba bertanya ke pihak staff juga malah di-pingpong. Yang berujung mami di “usir” karena gak ada nametag media. Syedihhh~ 

Akhirnya mami dan Hana terdampar di Lobby Hotel Bersama Arashian lain. Kami tidak disambut dengan meriah, kami seolah bagaikan kotoran yang siap dibersihkan. Kami tidak dihargai disini sebagai Fans Arashi, yang sudah rela berjuang sejak pagi buta. Sebagian Fans Arashian juga ada yang terbang langsung dari Sydney, Australia. hanya untuk melihat Arashi di Jakarta. 

Sebagian lagi fansnya, orang Jepang yang berkeluarga, dan banyak yang seperti mami. Membawa anak serta suami. Gimana lagi atulah, Arashi kan sudah 20 tahun mendunia. Jadi, wajar saja bila fansnya-pun seumuran mereka, around 35-an. 

Dipikiran kami semua sebagai Arashian, okey gak apa enggak kebagian jatah ballot untuk presscon. Tapi mungkin panitia berbaik hati dan akan dikasih satu tempat untuk Arashi menyapa fans Indonesia-nya dengan LAYAK seperti di tiga Negara itu. Toh, harapan kami enggak muluk – muluk sampai hand shake segala, apalagi menyentuh mereka. Kita hanya ingin lambaian tangan Arashi untuk fans yang selama 20 tahun ini sudah setia. Bukankah itu misi-nya Arashi “JET STROM”? 


Miris. 

Padahal kalau kami diberitahukan bahwa akan akan titik kumpul dimana, kami bisa tertib kok. Lihat saja fans Arashian yang ada di Negara lain. Mereka difasilitasi dan tertib. Sekali lagi, jangan samakan kami dengan Fans Kpop. Memang enggak semua fans Kpop rusuh, tapi citra itu terbentuk karena sebagian juga dari mereka yang bertindak demikian. 

Kami tidak alay, kami taat aturan. Sangking taat dan polosnya mau saja di-pingpong sana sini sama satpam yang tadinya ramah mendadak seperti monster yang siap melahap siapa saja didepannya. Sehingga terbentuk team ballroom, team php sas’pam dan team trotoar. 

Kita bukan setan ataupun kuman yang siap menerkam idola kami. Kami sayang ARASHI, wajar bila ingin melihat idola dari dekat karena mereka baru pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia setelah penantian panjang 20 tahun lamanya. 

Ada ibu yang membawa anak, histeris karena bisa melihat langsung matsumoto Jun. Ada ibu yang kejar – kejaran sama pa’saspam udah kaya pedagang kaki lima yang dikejar satpol PP. Ada yang seperti mami, pura – pura enggak nge-fans bersembunyi di sudut – sudut ruangan hotel dan membeli beberapa kudapan direstorannya demi tidak diusir secara tidak manusiawi. 

Sedih loh, asli! 

Kita “bayar mahal” untuk ketemu sama Arashi. Perjuangannya, booking kamar hotel juga. Tapi perlakuan EO ke Arashian itu bagaikan Polisi yang bertindak menggiring massa yang rusuh. We’re NOT! 

KECEWA. 



LAST… 
Pesan mami dan juga Arashian untuk EO yang kemarin bertugas. 

Tidak ada-kah setitik hati Nurani kalian terhadap kami? 

Kami bukan fans yang rusuh, kami siap diajak bekerjasama asal kalian mengkoordinasi kami dengan baik. Kami tidak akan menyerbu mobil vans putih itu, bila kami tidak di PHP-in oleh pihak kalian . Bila ada sepersekian detik kesempatan Arashi menyapa fansnya, kami sungguh – sungguh berterima kasih. Kami sudah mempersiapkan segalanya, mulai dari membuat kue, merchan, dan juga yel – yel yang akan kami nyanyikan menyambut Arashi di Jakarta. Kami ingin membuat kesan yang baik untuk Arashi, kami sadar itu. 

Tapi apa perlakuan kalian terhadap kami? 

Malu sama fans orang Jepang yang juga udah bela – belain datang tapi diusir kesana kemari. 
Tolong, bila ingin menjadi EO, silahkan telisik latar belakang artis serta fansnya. Bagaimana behaviour mereka, jadi enggak salah dalam penanganan. 


Untuk Arashian, 

kalian Hebat! 

Kita kompak! 

Kita enggak rusuh! 

Mami sayang kalian semua, mami juga sayang ARASHI! 


Maaf bila, kami-Arashian terlihat tidak teratur. Hal itu karena pihak EO kurang mengkoordinasi kami dengan baik. Semoga kalian-Arashi tidak menyesal datang ke Indonesia. Kami semua sangat mencintai kaliaan~

Semoga bila kalian datang ke Indonesia lagi, bisa memikirkan dengan baik akan bekerjasama dengan pihak EO yang bisa memenuhi kebutuhan dua sisi. 




******************************
English Version From Arashian Indonesia: Putri Tsalisah


A Review of ARASHI JETSTORM in Jakarta.
[ENGLISH VERSION]

First. What Arashi wants is very different from what EO was doing here. Arashi said that he wanted to greet his fans, but instead the artist was escorted everywhere, through the ways that had been cleared from the fans.

Fans who have come also cheated by the EO and the Hotel Staff, they told us about these things:
1. Arashi will have Farewell in place X, in fact it doesn't exist.
2. Arashi will have a screening for the presscon event, but it didn’t exist, though we will look for it all over the hotel.
3. Even have a room in the hotel, but we can't walk around. I still Remember the words "where are you will go miss?" (With a loud tone) , we answered "down." Answered by them "just stay in your room!”
4. Till the end of the event, we were also cheated, the staff said Arashi would greet the fans in the back lobby before leaving, instead suddenly their car came and the conclusion was no farewell till the end.
5. The winner of ballot was the insider most. (it appears that x's friends, etc., there’s only little of fans could join the exclusive fanmeet)
6. Neither the EO nor the hotel facilitates fans properly.

They were told to wait on the sidewalk with a parking lot, the staff said Arashi would go there, but was lying.

Alhamdulillah, I had access to the hotel so I could enter the hotel and see the Arashi from the start they came (although it was a bit far), and when they returned home (although chaotic).
Well.. just imagine some people are cheated ... by being told that there is farewell but suddenly the Van was came, block fans sight to see Arashi.
I think Arashi was shocked too.

Until just at the end of the event, Arashi had walked slowly so he could greet his fans for a while.
But the staff told them to hurry and get in the car. One of the staffs even pushed Nino's back a little to get in car quickly.

MatsuJun (member of Arashi) even had to intervene like a bus driver, let his head and body out of the car so he could see his fans, and video-ing his fans. If he doesn’t take the initiative, maybe we won't be able to see, even a little.
Even then, the staff still told Jun to get in the car quickly.

THE TRUE FANMEETING in Singapore

Look at other countries that Jstorm after Jakarta (Singapore, Bangkok), was a 180 degree difference. In Singapore, even made a special trail for Arashi Street which left their fans greet.
In Bangkok, all fans were finally told to come in and Arashi in the middle, and in these two countries Arashi takes a selfie + photos together with her fans.

The 6th picture finished is a picture of Arashi + fans in Singapore and Bangkok. Indonesia has a 180 degree downgrade.

THE TRUE FAN MEETING in Bangkok

That's all. the most traumatic fan meeting event.
I’ve came to many Japan concerts or fanmeets, but yesterday was worst. I always being fans of them for dozen years, but the EO and Staff of Hotel was chaosing all. Thank you.


This Clarification for Arashians who said Indonesian Fans are barbaric and go surrounding Arashi’s Van

No comments

Silahkan tinggalkan komentar kamu, tapi plis banget ya pergunakan bahasa indonesia yang baik dan membangun. Mohon maaf juga harus di moderasi biar gak ada yang spam. Happy Comment ^^~