Image Slider

Cibinong City Mall, Bagi - bagi Hadiah dalam Undian Grand Lucky Draw 5

|
Tuesday, January 29, 2019
| 5 Comments

Setelah rempong sama Pekan Budaya sekolahnya Hana dua minggu lalu dan finalnya hari sabtu kemarin. Siangnya, mami berkunjung ke Cibinong City Mall. Satu – satunya Mall termegah-terluas di kota Cibinong. Ternyata, kedatangan mami tepat waktu. Tepat karena akan ada undian Grand Lucky Draw 5 periode 1. Loh, kok udah tahap 5 aja? Iyesh, mereka ini konsisten memberikan reward paripurna – cetar membahana khusus untuk konsumen loyal mereka tiap tahunnya dan tahun ini merupakan tahun kelima Cibinong City Mall mengadakan undian serupa. 


Hadiah untuk tahun 2019 ini, gak kalah seru dari event Grand Lucky Draw sebelumnya. Untuk periode 1 ada Gift voucher sebesar satu juta rupiah untuk lima orang pemenang, 1 buah camera mirroless M10, 1 buah iphone X, 1 buah New ipad 9.7, dan hadiah yang paling di nanti adalah 1 unit motor Honda Scoopy dan tak hanya itu, ada reward istimewa paket liburan ke Phuket menggunakan kapal pesiar nan mewah. Keceh gak? Kece donggggg…haha mami aja mupeng sama hadiah – hadiahnya. Kepengen banget buat dapetin semuanya. 

sumber
Tapi, hadiah Grand Lucky Draw 5 ini gak bisa kamu dapetin gitu aja, ada syarat dan ketentuan berlaku. Salah satunya, kamu harus mendaftarkan diri menjadi member CCM. Setelah itu, lakukan transaksi sebanyak – banyaknya, kumpulin struk belanja kamu (jangan dibuang). Dan bila ingin mendapatkan poin undian, kamu harus belanja minimal sebesar Rp.300.000/transaksi/gabungan transaksi dalam 1 hari yang sama. Untuk ditukarkan dengan 1 poin undian-berlaku kelipatan. Syarat lebih jelasnya kamu bisa kepoin langsung Instagram Cibinong City Mall

Pengundian Grand Lucky Draw 5 akan dilakukan secara 3 periode selama setahun. Periode pertama tanggal 26 Januari 2019 kemarin, dengan reward yang sudah mami jelaskan sebelumnya. Untuk periode selanjutnya sih, biasanya sebelum pengundian dimulai. Member CCM ini, akan dikirimkan SMS yang berisi pemberitahuan tentang tanggal undian dan mekanisme pengambilan hadiah bila kamu menang. Penghitungan poin yang masuk untuk undian Grand Lucky Draw 5 ini berlaku dari tanggal 1 September 2018 – 31 Desember 2019. 

Mami & Hana yang lagi Windows Shopping di Cibinong City Mall
Itung – itung, mami kan udah sering belanja di Cibinong City Mall. Boleh dong berharap menang. Yah, meski kecil kemungkinan buat dapetin hadiah utamanya. Tapi, setidaknya hadiah hiburan bisa diraih. Itulah yang ada dipikiran mami, ketika menghadiri pengundian Grand Lucky Draw 5 periode 1 yang bertempat di Main Atrium Cibinong City Mall. Pasalnya, tahun kemarin, mami hanya mendapatkan hadiah doorprize yang berupa tas dari Sophie Martin. Alhamdulillah sih ya… tapi, tahun ini mami ingin berharap lebih. Lebih ke H2C = harap -harap cemas tepatnya. Wkwkwk. 


Pengundian Grand Lucky Draw 5 periode 1 di buka pada pukul 14.00 WIB. Diawali dengan tarian Oriental dengan dancer super kece dan tak lupa mereka memakai pakaian ala – ala tiongkok guna menyambut Tahun Baru Imlek. Event ini dihadiri pula oleh perwakilan dari Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial kabupaten Bogor, Notaris dan Kepolisan. 

Perwakilan dinsos, kepolisian, & Kemensos RI
Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan aturan undian dan penyerahan laptop yang berisi semua nomor member CCM. Pengunjung yang hadir dan menyaksikan undian Grand Lucky Draw 5 hatinya pasti dag-dig-duer deh, tak terkecuali mami. Karena nasib kita itu ditentukan oleh laptop yang telah tersegel. Dan berdasarkan ilmu ke-sotoy-an mami, jika pengambilan undian melalui Kerobokan berdasarkan faktor lucky. Nah, kalau undian ini yang udah melibatkan perangkat, itungannya sudah pasti dan probabilitasnya berdasarkan sesering apa kita spend money di Cibinong City Mall. Duhh, jadi makin galau gak jelas kan. 


Di sela – sela event, pengunjung setia yang hadir di Atrium Cibinong City Mall dihibur oleh jebolan kontes Tarik suara City Mall Rising Star 2018 dan Bogor Model Star 2018 yang menampilkan peragaan busana koleksi Fashion Jrep, Matahari Store, dan Avenue. Disamping itu, ternyata ada bintang tamu special yang digemari oleh dedek- dedek emesh kekinian; Para Pemain Film The Way I Love You, seperti Syifa Hadju dan Rizky Nazar tak ketinggalan pula penyanyi untuk soundtrack film mereka; Brisia Jodie dan Arsy Widianto. Sesungguhnya, mami gak kenal sama artis yang ada disana. Tapi sesaat setelah mereka naik panggung. Posisi duduk mami yang sudah nyaman tergeser oleh keriwehan massa fans dari pemain film tersebut. Ugh! Kzl. 

Artis dari The Way I Love You
Sayangnya, sepanjang event undian berlangsung. Gak ada hadiah satupun yang nyangkut di mami pun dengan undian doorprize. Mungkin doanya kurang dan lebih mungkin lagi belanjanya yang kurang buanyaaakk. Hiks.

Tapi, mari kita berpositif thinking, gak nyangkut sekarang. Siapa tau nyangkutnya di undian periode 2 atau 3. Who knows yekan? Yang penting kudu belanja di Cibinong City Mall selama undian Grand Lucky Draw 5 berlangsung. Nah, buat kamu juga jangan berkecil hati ya. Yuk, buruan apply jadi member privillage Cibinong City Mall dan dapatkan potongan harga di merchant – merchant yang mengikuti promo diskon ini. So, don’t miss it gaes!.

 Mami ucapkan selamat untuk para pemenang Grand Lucky Draw 5 periode 1:

Jalan - jalan Hanami ke Singapura 6D5N

|
Friday, January 18, 2019
| 1 Comment

Hai Hanamiers,
Mami ingin bercerita tentang perjalanan Hanami yang tak biasa, jalan - jalan ke Singapura selama enam hari lima malam. Untuk persiapan keberangkatan Hana dan mami bisa baca di postingan ini: 


Jalan - jalan hanami ke Singapura bukanlah untuk liburan melainkan karena suatu insiden. Iyesh, kondisi papi yang mendadak pingsan dan tentang penyakit jantung bawaannya mengharuskan kami untuk segera terbang ke Singapura. Awalnya mami sudah mencari dokter dan bahkan sudah booking hotel di Penang, karena kita niatnya mau berobat ke Penang, Malaysia. Akan tetapi karena suatu hal akhirnya harus melipir ke Singapura untuk pengobatan papi. 


Sebulan sebelum keberangkatan, mami membuat perjanjian dengan dokter yang ada di rumah sakit Singapura dan menanyakan hal apa saja yang harus dibawa guna menunjang pengobatan papi selama di sana nantinya. Seperti membawa hasil MRI, resep obat yang dipergunakan selama pengobatan di Indonesia serta riwayat lainnya. 

Setelah mempersiapkan hal yang dibutuhkan, kita langsung berangkat ke Singapura dengan pesawat penerbangan pagi hari dengan perkiraan kita sampai di sana siang dan bisa istirahat terlebih dahulu. Oia, mami sangat dibantu oleh aplikasi dari Traveloka menggunakan Paket ke Singapore. 

***
DAY 1.

Karena mami membuat perjanjian dengan dokternya papi pada hari ketiga, hari pertama kita di Singapura diisi dengan bobok cantik di V Hotel lavender sampai sore. Setelah itu kita berkunjung ke tempat wisata wajib yaitu ke Merlion Park Singapura. Kurang afdol rasanya bila sudah ke Singapura tapi tidak berfoto di depan patung singanya sebagai Icon negara ini.

Kebetulan pada hari pertama kita menginap di V Hotel Lavender, Singapura. Alasannya, karena dekat dengan sarana transportasi publik seperti stasiun MRT yang letaknya ada dibawah hotel dan juga halte bus yang berada tepat disampingnya. Dan mami gak usah takut kelaparan, karena di sekitar hotel terdapat tempat makan yang ramah kantong plus beberapa ada yang halal. Seperti rumah makan padang dan juga kedai Nasi Lemak. Selama seminggu disana, makanan kami ya gak jauh - jauh dari nasi lemak dan padang!

Untuk sampai ke Merlion Park dari stasiun Lavender kita gak harus transit, cukup turun di stasiun Raffles Palace kemudian jalan kaki kurang lebih 500 meter. Baiknya yang mempunyai bayi/balita membawa stroller karena menurut mami jaraknya lumayan jauh. Hana aja drama banget, untung minta gendong sama papinya. maap ya pih!

Sepanjang perjalanan menuju Merlion Park, kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang gak ada di ibukota. kanan kiri jalan yang bersih, warga yang teratur. Bahkan ketika kami berjalan ke bawah jembatan, disana sungainya bersih. Setibanya di Merlion Park, hal pertama yang dilakukan adalah berfoto! iyesh. narsis memang. Setelah itu, Hana berlari dengan riang mengejar sekumpulan burung yang berkumpul bersama anak - anak yang lain. Pemandangan sore hari di Merlion Park kala itu sangat istimewa. terlebih, ketika melewatkannya bersama keluarga tercinta.

Berikut Vlognya ketika kami jalan - jalan ke Merlion Park:


DAY 2.

Hari kedua, kami berwisata ke Science Center yang ada di Jurong. cerita lengkapnya kalian bisa cek postingan mami di bawah ini:

Baca: Wisata Edukasi ke Science Center Singapore

Setelah seharian berada di Science Center Singapura, sorenya kami kembali ke hotel. Istirahat sebentar kemudian kami berkunjung ke Mustafa Center. Awalnya, ke tempat ini tidak ada didalam daftar jalan - jalan kami. Tapi karena banyak yang nitip ini itu, jadilah mami open JASTIP dan melipir ke Mustafa Center. Sebenarnya, jarak dari hotel ke Mustafa itu gak terlalu jauh bila menggunakan taxi. Tapi taulah, biaya naksi disana mihil. Kami memilih untuk menggunakan sarana transportasi MRT - LRT. Memang jadinya muter dan jalannya lumayan jauh. tapi hemat! . Pulangnya setelah membawa semua pesanan dan juga oleh - oleh, kami terpaksa naik taxi. Disamping Hana juga udah bobok. kebayang kan rempongnya gimana. belum lagi, nyari taxi di Singapura itu agak - agak tricky ya. waktu itu belum heboh grab. Jadi, masih susah. dan lebih mudah mencari taxi konvensional daripada online.

DAY 3.

Hari ini sedari pagi kita bangun dan berencana untuk ke salah satu rumah sakit yang ada dipusat kota. Yang menjadi favorit transportasi di sini yaitu MRT. selain murah, cepat pula. Stasiunnya juga di bikin ramah difable dan anak. di dalam keretanya tiap sisi ada kursi prioritas. Dan kita gak usah pakai drama buat duduk disana bila penuh. gak kaya di Indonesia yang harus drama bila ingin duduk bersama krucil. Ugh!

Setelah menemui dokter di rumah sakit tersebut, dan masih harus menunggu lagi untuk hasil pemeriksaannya. Kami berjalan - jalan disekitar rumah sakit yang kebetulan ada di orchard road. kami pergi ke Lucky Square untuk makan. Rata - rata makanan di sana memang tidak halal, tapi ada beberapa tempat yang menawarkan "no pork, no lard" jadi menurut mami gak apalah ya. Beruntunglah kita tinggal di Indonesia, khususnya muslim. mau makan halal gak susah buat nyarinya. kalau jalan - jalan keluar negeri kudu liat sertifikasi halal atau ada bacaan " no pork, no lard".

Malamnya, kami berjalan disekitaran hotel. Jalan Lavender itu strategis. kemana aja deket. apalagi kalau mau ke minimarket. ahh.. gak bakalan kesusahan deh buat cari makan di sini. sepengalaman mami ke minimarket terdekat, mereka itu lengkaaap. mau apa aja ada. meski tempatnya mungil. untuk harganya just so-so malah terbilang murah. lumayan buat beli snack dan minuman.

DAY 4.

Tadinya ini menjadi hari terakhir kami di Singapura. karena urusan dengan sang dokter dan rumah sakit sudah selesai. Dan kita akan berkunjung lagi tiga bulan kemudian. Tapi, ada insiden yang bikin nyesek. Kita semua terlambat 10 menit saat check in ke salah satu maskapai penerbangan. Alhasil, tidak diperbolehkan masuk ke dalam pesawat, padahal pesawatnya juga masih belum lepas landas. Pusing bukan kepalang, tiket kami hangus dan gak bisa refund. ternyata bukan kami saja yang apes hari itu, tetapi ada pasangan suami istri juga bernasib sama dengan kami. bedanya, maskapai yang mereka naiki itu low cost carrier. dan cerita boleh cerita, ternyata mereka udah gak ada duit lagi buat naik pesawat selanjutnya. daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, kami langsung melesat pergi dengan alasan akan kembali ke hotel. padahal mah di booking aja belom. wkwkwk.

Selama berada di Bandara Changi, dengan tampang desparado-despacito. untungnya gak ikutan goyang Agnes. kami balik badan. iya, kami mencoba booking hotel lagi. Thanks dengan segala kecanggihan teknologi yang ada. kami gak usah manual tanya satu - satu ke hotel apakah masih ada kamar kosong, secara saat itu peak season. cukup buka satu aplikasi dan beres semua. Yang gak beres  itu keuangan kami yang mendadak defisit.

Karena memasuki peak season, V Lavender hotel yang sebelumnya kami tempati sudah full book. jadilah kita booking Boss Hotel yang jaraknya 500 meter dari V Hotel dengan rate kurang lebih sama. sepanjang perjalanan menuju hotel. kita juga booking tiket pesawat untuk pulang. tauklah ya, tiketnya aduhai kalau mendadak gini. masa ya, mau jadi TKI di negeri orang. ogah banget!.daripada gak pulang mending keluarin semua tabungan deh buat bertahan hidup dan ongkos pulang. Lebayyyy~

laundry coin di Boss Hotel Singapura

Masalah satu beres, sisa masalah selanjutnya. karena dipikiran mami, kita cuma empat hari, maka bawa baju ya buat empat hari. kecuali baju Hana yang memang mami bawakan banyak stock. Jadilah, sisa baju yang ada dibadan aja. Panik? oh tentu saja. kami bertanya - tanya dengan orang sekitar dimana laundry yang murah. ternyata letaknya agak jauh dari hotel. hiks. Akhirnya, kami memutuskan untuk menggunakan laundry hotel saja. ini tuh kita laundry sendiri, setrika sendiri. Dah gitu, harga per-coinnya mihil. Laundry coin sih, jadi begitulah. Syedihh~.

Malam hari, daripada seharian kekih karena ditinggal pesawat dan uang tiket pesawat hangus. kami menghibur diri dengan berkunjung ke kampung glam, dari hotel tinggal naik bis dan turun setelah dua pemberhentian. Salah sih kesini malem -malem. niat hati menghibur diri yang ada si papi malah dipalak sama preman setempat. gak banyak, cuma nyesek. hal baiknya adalah Hana masih bisa foto - foto eksis dan kita bisa menikmati makanan khas timur tengah yang murce. harus bersyukur toh? pasti ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian hari ini.

Day 5.



Gak ada list kemana - mana dan gak tau juga mau kemana. Secara dari pagi Singapura udah hujan. makin mager buat keluar.  Kita menikmati fasilitas hotel, sayang kan bayar mahal kalau gak di nikmati?. Siangnya kita baru keluar skalian check out, pindah hotel balik ke V Lavender lagi dan jalan ke minimarket deket lavender. Intinya, kalau di Singapura kamu bakalan sehat. karena sering jalan kaki.

Mami mencoba sandwich yang ada di film - film koreah. Setelahnya kita naik Bis menuju Marina Bay Sands, sayang lagi - lagi hujan dan Hana Cranky, kami hanya bisa jalan di dalam mallnya aja. Niat ingin sampai malam dan menkmati air mancur warna warni terus ke Garden by the Bay, tapi Hana gak mau lama - lama disana. gak tau, dia hari itu tuhh ngeselin banget minta balik hotel karena capek. yowes, kita langsung balik ke Hotel dengan mami ngedumel teu puguh.

Malamnya kita mencoba naik Taxi Luxury cuma buat anter kita ke Mustafa Center doang. Gewlo~. di sana? ya belanja lagi. dan coba membeli nasi kebuli yang seharga 4 dollar tapi bisa dimakan buat empat orang. Deabak!. mami gak ke china town apalagi jalan ke tempat yang lain.



( judul Vlognya salah ya. kudunya Part.3 eps.4 wkwkwk)

Day 6.



Akhir dari perjalanan panjang kami di Singapura. Iya, kami packing dari pagi supaya tidak tertinggal pesawat lagi. Langsung membawa barang - barang menuju bandara Changi menggunakan transportasi MRT dari Stasiun Lavender.

Dua jam lamanya kami di Bandara Changi, menikmati berbagai fasilitas yang ada dan gak ngebosenin. Menikmati pijat gratis sepuasnya dengan mesin pijat yang disediakan. Berkeliling dan explore di dalam Bandara. seruu banget. Singapore we'll miss you so much~

Inilah cerita Liburan seru mami ketika berada di Singapura.  Bagaimana dengan kalian, apakah sudah merencanakan liburan bersama keluarga tercinta untuk tahun ini? yuk, sharing cerita kamu di kolom komentar ya~







Tips Merawat Wireless Microphone bagi para Youtuber

|
Saturday, January 5, 2019
| Leave a comment


Halooo Hanamiers, kamu seorang youtuber alias pemilik akun Youtube plus ingin memaksimalkan diri kalian sebagai vlogger juga dan mempunyai banyak subscriber?, sebagai emak Youtuber en Vlogger, mami mau berbagi tips buat kalian nih Youtuber pemula, yang udah expert melipir dulu yaa~.

Gini, biasanya hal mendasar yang kurang diperhatikan seorang vlogger itu adalah soal kualitas suara. Kalau kualitas video jaman sekarang mah udah banyak mirrorless atau DSLR camera dan gambarnya pasti bagus-bagus. Tapi sayang, kualitas video yang sebegitu bagusnya tidak diiringin audio yang mumpuni sehingga sering diabaikan. Males banget gak sih, pas kalian nonton channel youtube seseorang, videonya oke punya ehh pas denger audionya kaya suara dangdut keliling XD. ogah banget kaannnn~
www.little-himawari.web.id


Nah, daripada bete dan ingin video kalian memiliki kualitas suara maksimal. Kamu bisa membeli wireless microphone. Harga mic wireless sekarang ini bervariasi, mulai dari yang murah sampai mahal. Tinggal Pilih aja microphone yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Kalau sudah di beli, jangan lupa untuk merawatnya ya. Kan sayang dong, bila kita sudah beli terus nyimpannya sembarangan. bisa cepat rusak dan jadi gak maksimal kita menggunakannya. Kalau Kalian masih bingung bagaimana cara merawat wireless microphone yang baik dan benar. Mami mau akan memberikan tips yang oke punya buat kalian yang ingin merawat wireless microphone kesayangan. cekidot~ 
Cara Menyimpan Wireless Microphone yang Benar : 

1. Simpan dalam Wadah Khusus 
Simpan ​wireless microphone dalam wadah khusus, bisa berbentuk kantong atau kotak. Wadah itu, nantinya akan mengurangi guncangan ketika kamu membawa microphone tersebut keluar rumah dan menyimpannya di dalam tas. Bila tidak diberikan tempat yang memadai untuk menyimpan microphone, resikonya bisa tergores atau kabelnya tidak sengaja terputus. kalian tinggal Masukkan mic dalam wadah khusus tersebut, dan noted banget ya gak usah gegayaan beli yang mahal. Yang penting fungsinya bisa melindungi microphone kesayangan kamu yekan. 

2. Jangan simpan sembarang
Di dalam tas, jangan tumpuk wireless microphone ​dan sembarangan nyimpennya bersama dengan benda lain, seperti buku, kacamata, atau tempat pensil. Akibatnya, microphone itu bisa bengkok atau malah putus, jika ditimpa benda berat. Sayang bokk~ udah beli mahal tapi jorok gak bisa nyimpen. Jadi, biar mic kamu tetap fit dan kece badai dalam pengambilan voice, cukup letakkan wadah microphone di dalam saku tas bagian depan dan tidak ada benda lain di dalamnya. Jadi aman yaaa~gak ada drama bengkok-bengkok or rusak. 

Bila di rumah, masukkan microphone ke dalam laci atau lemari. Jangan letakkan sembarangan di atas meja atau di samping tempat tidur. Kalau jatuh? salto-khayang-jungkir balik deh. Apalagi macam mami yang punya anak atau banyak keponakan balita dalam satu waktu yang riwehnya bagai medan perang. Wajib banget tuh di stay away dari mereka. Kalau engga, ya siap - siap aja dijadikan mainan terus dijilat - jilat bagaikan menjilat ice cream. hueekk~. Serius ini pengalaman mami ketika Hana mainin wireless microphone. setelahnya mami nangis bombay~.

3. Beri Silica Gel 
Di dalam wadah penyimpan wireless microphone​, siapkan satu atau dua bungkus kecil silica gel untuk menyerap kelembaban. Jadi, microphone akan tetap awet dan bebas dari jamur. Bagian yang rentan kena jamur adalah bagian bulatan kecil warna hitam. Jamur bisa merusakkan microphone dan membuatnya jadi tidak berfungsi. Kalau kalian masih bingung apa itu silica gel, itu lho bungkusan berukuran sachet mini yang didalamnya ada bentuk kristal - kristal kecil yang sering digunakan untuk mengurangi kelembapan barang elektronik. Misal, kamu beli wadah khusus penyimpanan mic tidak termasuk silica gel didalamnya. Dont worry, kamu bisa beli itu di supermarket terdekat. www.little-himawari.web.id
4. Segera Keringkan Jika Basah 
Jika wireless microphone Kamu tidak sengaja kehujanan atau terkena air. Maka, segera keringkan dengan lap lembut atau tisu. Air bisa memunculkan kelembaban sehingga ada jamur yang hinggap di dalam microphone. Dan yang terpenting, jangan keringkan microphone dengan hair-dryer, karena bisa membuatnya rusak. 

5. Microphone Cadangan 
Sebaiknya kalian juga harus beli microphone cadangan/backup mic. Alasannya, bila mic pertama kalian ketinggalan/kebasahan dan lagi gak bisa dipakai. kamu bisa menggunakan mic backup-an. Proses syuting vlog akan berjalan lancar dan aman jika memiliki dua mic atau lebih. Jangan ragu untuk membeli mic untuk investasi sebagai seorang vlogger profesional wannabe. Bila menurut kalian membeli mic wireless dirasa mahal, alternatif lainnya untuk mic cadangan adalah kalian bisa membeli mic kabel yang harganya jauh dibawah mic wireless.
www.little-himawari.web.id

6. Jangan Mengetuk Microphone www.little-himawari.web.id
Wireless microphone berbeda jauh dengan microphone konvensional. Jangan terbawa kebiasaan lama dengan mengetuk-ketuk microphone saat ingin mengetes suaranya, karena mic jenis ini lebih rapuh. Kalau kamu melakukan hal itu, akibatnya mic akan cepat rusak jika diketuk dengan keras. Cara mengetahui mic kamu berfungsi dengan baik yaitu mengetesnya langsung dengan berbicara di depan mic. Ingat ya, jangan di ketuk tapi langsung ngomong.

**
Hanamiers, merawat microphone sebenarnya tidak membutuhkan biaya yang tinggi. Namun, kamu harus hati-hati saat menyimpannya. Jangan disimpan sembarangan dan ditumpuk dengan benda berat lain seperti buku, apalagi tidak ditaruh dalam wadah khusus. Microphone yang penuh debu akan susah dipakai dan cepet rusak. Pastikan juga mic aman dari jangkauan anak kecil. 

Gimana tips dari mami? semoga membantu ya. bila kamu masih mencari wireless microphone yang bagus atau sesuai dengan budget. kalian bisa Buka website atau aplikasi Bukalapak. Ada banyak jenis microphone dengan berbagai varian harga. Kamu juga bisa membelinya dengan kartu kredit. www.little-himawari.web.id