Image Slider

Jalan - jalan Hanami ke Singapura 6D5N

|
Friday, January 18, 2019
| Leave a comment

Hai Hanamiers,
Mami ingin bercerita tentang perjalanan Hanami yang tak biasa, jalan - jalan ke Singapura selama enam hari lima malam. Untuk persiapan keberangkatan Hana dan mami bisa baca di postingan ini: 


Jalan - jalan hanami ke Singapura bukanlah untuk liburan melainkan karena suatu insiden. Iyesh, kondisi papi yang mendadak pingsan dan tentang penyakit jantung bawaannya mengharuskan kami untuk segera terbang ke Singapura. Awalnya mami sudah mencari dokter dan bahkan sudah booking hotel di Penang, karena kita niatnya mau berobat ke Penang, Malaysia. Akan tetapi karena suatu hal akhirnya harus melipir ke Singapura untuk pengobatan papi. 


Sebulan sebelum keberangkatan, mami membuat perjanjian dengan dokter yang ada di rumah sakit Singapura dan menanyakan hal apa saja yang harus dibawa guna menunjang pengobatan papi selama di sana nantinya. Seperti membawa hasil MRI, resep obat yang dipergunakan selama pengobatan di Indonesia serta riwayat lainnya. 

Setelah mempersiapkan hal yang dibutuhkan, kita langsung berangkat ke Singapura dengan pesawat penerbangan pagi hari dengan perkiraan kita sampai di sana siang dan bisa istirahat terlebih dahulu. Oia, mami sangat dibantu oleh aplikasi dari Traveloka menggunakan Paket ke Singapore. 

***
DAY 1.

Karena mami membuat perjanjian dengan dokternya papi pada hari ketiga, hari pertama kita di Singapura diisi dengan bobok cantik di V Hotel lavender sampai sore. Setelah itu kita berkunjung ke tempat wisata wajib yaitu ke Merlion Park Singapura. Kurang afdol rasanya bila sudah ke Singapura tapi tidak berfoto di depan patung singanya sebagai Icon negara ini.

Kebetulan pada hari pertama kita menginap di V Hotel Lavender, Singapura. Alasannya, karena dekat dengan sarana transportasi publik seperti stasiun MRT yang letaknya ada dibawah hotel dan juga halte bus yang berada tepat disampingnya. Dan mami gak usah takut kelaparan, karena di sekitar hotel terdapat tempat makan yang ramah kantong plus beberapa ada yang halal. Seperti rumah makan padang dan juga kedai Nasi Lemak. Selama seminggu disana, makanan kami ya gak jauh - jauh dari nasi lemak dan padang!

Untuk sampai ke Merlion Park dari stasiun Lavender kita gak harus transit, cukup turun di stasiun Raffles Palace kemudian jalan kaki kurang lebih 500 meter. Baiknya yang mempunyai bayi/balita membawa stroller karena menurut mami jaraknya lumayan jauh. Hana aja drama banget, untung minta gendong sama papinya. maap ya pih!

Sepanjang perjalanan menuju Merlion Park, kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang gak ada di ibukota. kanan kiri jalan yang bersih, warga yang teratur. Bahkan ketika kami berjalan ke bawah jembatan, disana sungainya bersih. Setibanya di Merlion Park, hal pertama yang dilakukan adalah berfoto! iyesh. narsis memang. Setelah itu, Hana berlari dengan riang mengejar sekumpulan burung yang berkumpul bersama anak - anak yang lain. Pemandangan sore hari di Merlion Park kala itu sangat istimewa. terlebih, ketika melewatkannya bersama keluarga tercinta.

Berikut Vlognya ketika kami jalan - jalan ke Merlion Park:


DAY 2.

Hari kedua, kami berwisata ke Science Center yang ada di Jurong. cerita lengkapnya kalian bisa cek postingan mami di bawah ini:

Baca: Wisata Edukasi ke Science Center Singapore

Setelah seharian berada di Science Center Singapura, sorenya kami kembali ke hotel. Istirahat sebentar kemudian kami berkunjung ke Mustafa Center. Awalnya, ke tempat ini tidak ada didalam daftar jalan - jalan kami. Tapi karena banyak yang nitip ini itu, jadilah mami open JASTIP dan melipir ke Mustafa Center. Sebenarnya, jarak dari hotel ke Mustafa itu gak terlalu jauh bila menggunakan taxi. Tapi taulah, biaya naksi disana mihil. Kami memilih untuk menggunakan sarana transportasi MRT - LRT. Memang jadinya muter dan jalannya lumayan jauh. tapi hemat! . Pulangnya setelah membawa semua pesanan dan juga oleh - oleh, kami terpaksa naik taxi. Disamping Hana juga udah bobok. kebayang kan rempongnya gimana. belum lagi, nyari taxi di Singapura itu agak - agak tricky ya. waktu itu belum heboh grab. Jadi, masih susah. dan lebih mudah mencari taxi konvensional daripada online.

DAY 3.

Hari ini sedari pagi kita bangun dan berencana untuk ke salah satu rumah sakit yang ada dipusat kota. Yang menjadi favorit transportasi di sini yaitu MRT. selain murah, cepat pula. Stasiunnya juga di bikin ramah difable dan anak. di dalam keretanya tiap sisi ada kursi prioritas. Dan kita gak usah pakai drama buat duduk disana bila penuh. gak kaya di Indonesia yang harus drama bila ingin duduk bersama krucil. Ugh!

Setelah menemui dokter di rumah sakit tersebut, dan masih harus menunggu lagi untuk hasil pemeriksaannya. Kami berjalan - jalan disekitar rumah sakit yang kebetulan ada di orchard road. kami pergi ke Lucky Square untuk makan. Rata - rata makanan di sana memang tidak halal, tapi ada beberapa tempat yang menawarkan "no pork, no lard" jadi menurut mami gak apalah ya. Beruntunglah kita tinggal di Indonesia, khususnya muslim. mau makan halal gak susah buat nyarinya. kalau jalan - jalan keluar negeri kudu liat sertifikasi halal atau ada bacaan " no pork, no lard".

Malamnya, kami berjalan disekitaran hotel. Jalan Lavender itu strategis. kemana aja deket. apalagi kalau mau ke minimarket. ahh.. gak bakalan kesusahan deh buat cari makan di sini. sepengalaman mami ke minimarket terdekat, mereka itu lengkaaap. mau apa aja ada. meski tempatnya mungil. untuk harganya just so-so malah terbilang murah. lumayan buat beli snack dan minuman.

DAY 4.

Tadinya ini menjadi hari terakhir kami di Singapura. karena urusan dengan sang dokter dan rumah sakit sudah selesai. Dan kita akan berkunjung lagi tiga bulan kemudian. Tapi, ada insiden yang bikin nyesek. Kita semua terlambat 10 menit saat check in ke salah satu maskapai penerbangan. Alhasil, tidak diperbolehkan masuk ke dalam pesawat, padahal pesawatnya juga masih belum lepas landas. Pusing bukan kepalang, tiket kami hangus dan gak bisa refund. ternyata bukan kami saja yang apes hari itu, tetapi ada pasangan suami istri juga bernasib sama dengan kami. bedanya, maskapai yang mereka naiki itu low cost carrier. dan cerita boleh cerita, ternyata mereka udah gak ada duit lagi buat naik pesawat selanjutnya. daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, kami langsung melesat pergi dengan alasan akan kembali ke hotel. padahal mah di booking aja belom. wkwkwk.

Selama berada di Bandara Changi, dengan tampang desparado-despacito. untungnya gak ikutan goyang Agnes. kami balik badan. iya, kami mencoba booking hotel lagi. Thanks dengan segala kecanggihan teknologi yang ada. kami gak usah manual tanya satu - satu ke hotel apakah masih ada kamar kosong, secara saat itu peak season. cukup buka satu aplikasi dan beres semua. Yang gak beres  itu keuangan kami yang mendadak defisit.

Karena memasuki peak season, V Lavender hotel yang sebelumnya kami tempati sudah full book. jadilah kita booking Boss Hotel yang jaraknya 500 meter dari V Hotel dengan rate kurang lebih sama. sepanjang perjalanan menuju hotel. kita juga booking tiket pesawat untuk pulang. tauklah ya, tiketnya aduhai kalau mendadak gini. masa ya, mau jadi TKI di negeri orang. ogah banget!.daripada gak pulang mending keluarin semua tabungan deh buat bertahan hidup dan ongkos pulang. Lebayyyy~

laundry coin di Boss Hotel Singapura

Masalah satu beres, sisa masalah selanjutnya. karena dipikiran mami, kita cuma empat hari, maka bawa baju ya buat empat hari. kecuali baju Hana yang memang mami bawakan banyak stock. Jadilah, sisa baju yang ada dibadan aja. Panik? oh tentu saja. kami bertanya - tanya dengan orang sekitar dimana laundry yang murah. ternyata letaknya agak jauh dari hotel. hiks. Akhirnya, kami memutuskan untuk menggunakan laundry hotel saja. ini tuh kita laundry sendiri, setrika sendiri. Dah gitu, harga per-coinnya mihil. Laundry coin sih, jadi begitulah. Syedihh~.

Malam hari, daripada seharian kekih karena ditinggal pesawat dan uang tiket pesawat hangus. kami menghibur diri dengan berkunjung ke kampung glam, dari hotel tinggal naik bis dan turun setelah dua pemberhentian. Salah sih kesini malem -malem. niat hati menghibur diri yang ada si papi malah dipalak sama preman setempat. gak banyak, cuma nyesek. hal baiknya adalah Hana masih bisa foto - foto eksis dan kita bisa menikmati makanan khas timur tengah yang murce. harus bersyukur toh? pasti ada pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian hari ini.

Day 5.



Gak ada list kemana - mana dan gak tau juga mau kemana. Secara dari pagi Singapura udah hujan. makin mager buat keluar.  Kita menikmati fasilitas hotel, sayang kan bayar mahal kalau gak di nikmati?. Siangnya kita baru keluar skalian check out, pindah hotel balik ke V Lavender lagi dan jalan ke minimarket deket lavender. Intinya, kalau di Singapura kamu bakalan sehat. karena sering jalan kaki.

Mami mencoba sandwich yang ada di film - film koreah. Setelahnya kita naik Bis menuju Marina Bay Sands, sayang lagi - lagi hujan dan Hana Cranky, kami hanya bisa jalan di dalam mallnya aja. Niat ingin sampai malam dan menkmati air mancur warna warni terus ke Garden by the Bay, tapi Hana gak mau lama - lama disana. gak tau, dia hari itu tuhh ngeselin banget minta balik hotel karena capek. yowes, kita langsung balik ke Hotel dengan mami ngedumel teu puguh.

Malamnya kita mencoba naik Taxi Luxury cuma buat anter kita ke Mustafa Center doang. Gewlo~. di sana? ya belanja lagi. dan coba membeli nasi kebuli yang seharga 4 dollar tapi bisa dimakan buat empat orang. Deabak!. mami gak ke china town apalagi jalan ke tempat yang lain.



( judul Vlognya salah ya. kudunya Part.3 eps.4 wkwkwk)

Day 6.



Akhir dari perjalanan panjang kami di Singapura. Iya, kami packing dari pagi supaya tidak tertinggal pesawat lagi. Langsung membawa barang - barang menuju bandara Changi menggunakan transportasi MRT dari Stasiun Lavender.

Dua jam lamanya kami di Bandara Changi, menikmati berbagai fasilitas yang ada dan gak ngebosenin. Menikmati pijat gratis sepuasnya dengan mesin pijat yang disediakan. Berkeliling dan explore di dalam Bandara. seruu banget. Singapore we'll miss you so much~

Inilah cerita Liburan seru mami ketika berada di Singapura.  Bagaimana dengan kalian, apakah sudah merencanakan liburan bersama keluarga tercinta untuk tahun ini? yuk, sharing cerita kamu di kolom komentar ya~







Tips Merawat Wireless Microphone bagi para Youtuber

|
Saturday, January 5, 2019
| Leave a comment


Halooo Hanamiers, kamu seorang youtuber alias pemilik akun Youtube plus ingin memaksimalkan diri kalian sebagai vlogger juga dan mempunyai banyak subscriber?, sebagai emak Youtuber en Vlogger, mami mau berbagi tips buat kalian nih Youtuber pemula, yang udah expert melipir dulu yaa~.

Gini, biasanya hal mendasar yang kurang diperhatikan seorang vlogger itu adalah soal kualitas suara. Kalau kualitas video jaman sekarang mah udah banyak mirrorless atau DSLR camera dan gambarnya pasti bagus-bagus. Tapi sayang, kualitas video yang sebegitu bagusnya tidak diiringin audio yang mumpuni sehingga sering diabaikan. Males banget gak sih, pas kalian nonton channel youtube seseorang, videonya oke punya ehh pas denger audionya kaya suara dangdut keliling XD. ogah banget kaannnn~
www.little-himawari.web.id


Nah, daripada bete dan ingin video kalian memiliki kualitas suara maksimal. Kamu bisa membeli wireless microphone. Harga mic wireless sekarang ini bervariasi, mulai dari yang murah sampai mahal. Tinggal Pilih aja microphone yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Kalau sudah di beli, jangan lupa untuk merawatnya ya. Kan sayang dong, bila kita sudah beli terus nyimpannya sembarangan. bisa cepat rusak dan jadi gak maksimal kita menggunakannya. Kalau Kalian masih bingung bagaimana cara merawat wireless microphone yang baik dan benar. Mami mau akan memberikan tips yang oke punya buat kalian yang ingin merawat wireless microphone kesayangan. cekidot~ 
Cara Menyimpan Wireless Microphone yang Benar : 

1. Simpan dalam Wadah Khusus 
Simpan ​wireless microphone dalam wadah khusus, bisa berbentuk kantong atau kotak. Wadah itu, nantinya akan mengurangi guncangan ketika kamu membawa microphone tersebut keluar rumah dan menyimpannya di dalam tas. Bila tidak diberikan tempat yang memadai untuk menyimpan microphone, resikonya bisa tergores atau kabelnya tidak sengaja terputus. kalian tinggal Masukkan mic dalam wadah khusus tersebut, dan noted banget ya gak usah gegayaan beli yang mahal. Yang penting fungsinya bisa melindungi microphone kesayangan kamu yekan. 

2. Jangan simpan sembarang
Di dalam tas, jangan tumpuk wireless microphone ​dan sembarangan nyimpennya bersama dengan benda lain, seperti buku, kacamata, atau tempat pensil. Akibatnya, microphone itu bisa bengkok atau malah putus, jika ditimpa benda berat. Sayang bokk~ udah beli mahal tapi jorok gak bisa nyimpen. Jadi, biar mic kamu tetap fit dan kece badai dalam pengambilan voice, cukup letakkan wadah microphone di dalam saku tas bagian depan dan tidak ada benda lain di dalamnya. Jadi aman yaaa~gak ada drama bengkok-bengkok or rusak. 

Bila di rumah, masukkan microphone ke dalam laci atau lemari. Jangan letakkan sembarangan di atas meja atau di samping tempat tidur. Kalau jatuh? salto-khayang-jungkir balik deh. Apalagi macam mami yang punya anak atau banyak keponakan balita dalam satu waktu yang riwehnya bagai medan perang. Wajib banget tuh di stay away dari mereka. Kalau engga, ya siap - siap aja dijadikan mainan terus dijilat - jilat bagaikan menjilat ice cream. hueekk~. Serius ini pengalaman mami ketika Hana mainin wireless microphone. setelahnya mami nangis bombay~.

3. Beri Silica Gel 
Di dalam wadah penyimpan wireless microphone​, siapkan satu atau dua bungkus kecil silica gel untuk menyerap kelembaban. Jadi, microphone akan tetap awet dan bebas dari jamur. Bagian yang rentan kena jamur adalah bagian bulatan kecil warna hitam. Jamur bisa merusakkan microphone dan membuatnya jadi tidak berfungsi. Kalau kalian masih bingung apa itu silica gel, itu lho bungkusan berukuran sachet mini yang didalamnya ada bentuk kristal - kristal kecil yang sering digunakan untuk mengurangi kelembapan barang elektronik. Misal, kamu beli wadah khusus penyimpanan mic tidak termasuk silica gel didalamnya. Dont worry, kamu bisa beli itu di supermarket terdekat. www.little-himawari.web.id
4. Segera Keringkan Jika Basah 
Jika wireless microphone Kamu tidak sengaja kehujanan atau terkena air. Maka, segera keringkan dengan lap lembut atau tisu. Air bisa memunculkan kelembaban sehingga ada jamur yang hinggap di dalam microphone. Dan yang terpenting, jangan keringkan microphone dengan hair-dryer, karena bisa membuatnya rusak. 

5. Microphone Cadangan 
Sebaiknya kalian juga harus beli microphone cadangan/backup mic. Alasannya, bila mic pertama kalian ketinggalan/kebasahan dan lagi gak bisa dipakai. kamu bisa menggunakan mic backup-an. Proses syuting vlog akan berjalan lancar dan aman jika memiliki dua mic atau lebih. Jangan ragu untuk membeli mic untuk investasi sebagai seorang vlogger profesional wannabe. Bila menurut kalian membeli mic wireless dirasa mahal, alternatif lainnya untuk mic cadangan adalah kalian bisa membeli mic kabel yang harganya jauh dibawah mic wireless.
www.little-himawari.web.id

6. Jangan Mengetuk Microphone www.little-himawari.web.id
Wireless microphone berbeda jauh dengan microphone konvensional. Jangan terbawa kebiasaan lama dengan mengetuk-ketuk microphone saat ingin mengetes suaranya, karena mic jenis ini lebih rapuh. Kalau kamu melakukan hal itu, akibatnya mic akan cepat rusak jika diketuk dengan keras. Cara mengetahui mic kamu berfungsi dengan baik yaitu mengetesnya langsung dengan berbicara di depan mic. Ingat ya, jangan di ketuk tapi langsung ngomong.

**
Hanamiers, merawat microphone sebenarnya tidak membutuhkan biaya yang tinggi. Namun, kamu harus hati-hati saat menyimpannya. Jangan disimpan sembarangan dan ditumpuk dengan benda berat lain seperti buku, apalagi tidak ditaruh dalam wadah khusus. Microphone yang penuh debu akan susah dipakai dan cepet rusak. Pastikan juga mic aman dari jangkauan anak kecil. 

Gimana tips dari mami? semoga membantu ya. bila kamu masih mencari wireless microphone yang bagus atau sesuai dengan budget. kalian bisa Buka website atau aplikasi Bukalapak. Ada banyak jenis microphone dengan berbagai varian harga. Kamu juga bisa membelinya dengan kartu kredit. www.little-himawari.web.id


Ini Hal yang dilakukan oleh Direktorat Kesehatan Kerja dan Olah Raga(Kesjaor), Kemenkes RI untuk Meningkatkan Kesehatan Para pekerja di Indonesia

|
Friday, December 28, 2018
| Leave a comment


“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” 




Kenal dengan motto seperti ini?


Yup, agar jiwa kita kuat, harus sehat. Sehat itu dengan apa? Seperti berolahraga teratur, makan dengan gizi seimbang serta pola hidup sehat. Tapi, masyarakat yang tinggal di kota – kota besar biasanya kurang memperhatikan kesehatan dirinya terutama para pekerja. Biasanya, mereka akan fokus dengan kerjaan dan rutinitas kantor sehari – hari. Sehingga melupakan kesehatan diri sendiri. Padahal, pekerja ini mungkin menjadi tulang punggung atau kepala keluarga yang harus menafkahi banyak anak dan istri bahkan orangtua. Bila, para pekerja ini tidak memperhatikan kesehatan mereka. Yang terjadi adalah akan menjadi mudah sakit, kerjaan kurang fokus, dan prestasi menurun. Dampaknya ya mereka jadi rugi sendiri. 

Tapi banyak juga kok perusahaan yang tidak memperhatikan kesehatan pekerjanya. Seperti mempersulit tunjangan kesehatan atau tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai di kantor. Padahal, semestinya perusaahaan memperhatikan kesehatan para pekerja. Memperhatikan mereka. Niscaya, bila kesehatan mereka terjaga dan ditunjang dengan berbagai macam fasilitas yang memadai, perusahaan juga yang akan mendapatkan keuntungan. 


** 
Guna kepentingan hal itu, kebetulan Sepekan lalu. Mami berkunjung ke Gedung Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang berada di Jalan Rasuna Said Blok X5 kav.4-9, Jakarta. Ruangan yang mami tuju ada di lantai 7 blok C Gedung Adhyatama. Di sana mami bertemu dengan perwakilan dari Direktorat Kesehatan kerja dan Olah raga. Tak hanya mami yang hadir, ternyata ada beberapa rekan blogger dan juga media yang turut serta. 

Mengenal Direktorat Kesehatan kerja dan Olah Raga 

Kalian pasti sudah tau kan program kerja Kemenkes RI? Nah, mereka sekarang membuat Direktorat khusus yang memperhatikan kesehatan para pekerja. Yaitu, Direktorat kesehatan Kerja dan Olah Raga atau di singkat menjadi Kesjaor. Jadi, berdasarkan Undang – undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang mengamanatkan upaya kesehatan kerja dan kesehatan olah raga diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia (selengkapnya baca di sini). Kemenkes RI melalui Kesjaor memiliki sejumlah strategi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama bagi para pekerja. 

Strategi yang mereka lakukan adalah kemitraan dan pemberdayaan kesehatan pada kelompok pekerja berbasis masyarakat pekerja. Selama ini, Kesjaor telah melakukan pemantaun, evaluasi dan pelaporan di bidang kesehatan kerja dan olah raga. Dan pada pelaksanaannya, yang telah dilakukan Kesjaor adalah menyiapkan pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang kesehatan okupasi dan surveilans, kapasitas kerja, lingkungan kerja dan kesehatan olah raga. 

Berbagai Program Kesjaor di Kemenkes RI 
Tak indah rasanya, bila harus koar – koar memperhatikan kesehatan kerja tapi tidak dimplementasikan ke dalam lingkungan Kemenkes RI sendiri. Seperti tong kosong nyaring bunyinya. Demi membuktikan hal itu, Kesjaor membuat beberapa program kesehatan dan olah raga di lingkungan Kemenkes RI. Dengan harapan, kedepannya semua perusahaan bisa mengikuti ketentuan yang telah Kesjaor tetapkan bagi kesehatan pekerja dalam lingkungan kantor. 

Gerakan Kantor Berhias (Berbudaya Hijau dan Sehat) 

Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan No.HK.01.07/MENKES/153/2018 tentang Gerakan Kantor Berbudaya Hijau dan Sehat di lingkungan Kemenkes. 

Di lingkungan Kemenkes sendiri, Kesjaor telah mengeluarkan buku panduan teknis tentang Gerakan Kantor berhias. Agar semua karyawan bisa menerapkannya. Tak hanya itu, dalam program penyelenggaraan kantor berhias juga ada system penilaian dan reward untuk setiap bagian yang ada di Kemenkes. Alasanya, untuk memotivasi seluruh karyawan untuk mengikut gerakan kantor Berhias. 

Kegiatan yang sudah dilakukan oleh Kesjaor di lingkungan Kemenkes: 

1. Melakukan senam peregangan setiap hari, di jam 10.00 wib dan 14.00 wib 
2. Melakukan olah raga Bersama setiap hari jumat 
3. Bazaar buah, sayur dan ikan dilakukan setiap hari jumat 
4. Sterilisasi tangga darurat dan pemasangan jalur evakuasi (fosfor) 
5. Pemasangan rambu – rambu menuju titik kumpul 
6. Penatausahaan proteksi kebakaran, pemasangan tabung APAR di setiap jarak 15m dengan jenis foam, dry chemical, halotron, CO2 dan secara rutin dilakukan pengisian 
7. Melakukan kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran 
8. Melakukan pengendalian Hama/Serangga (Pest Control), 1x setiap bulan di minggu ke-IV 
9. Membentuk tim JUMATIK Kemenkes “Si cantik berhias” untuk memberantas jentik nyamuk yang ada dilingkungan kantor 
10. Penyediaan fasilitas ruang menyusui 
11. Menyediakan Gerai toga dan hidroponik 
12. Menyediakan Griya Sehat untuk karyawan 
13. Memfasilitasi Kantin Sehat 

Tour Keliling Sarana dan Fasilitas Gedung Kemenkes RI 
Setelah pemaparan oleh dua narasumber yaitu ibu Dr. Desak Made dan Drg. Kartini tentang Kesjaor dan juga implementasinya. Mami dan rekan lainnya diajak untuk keliling Gedung Kemenkes. Tapi sebelum itu, mereka memperkenalkan salah satu program rutin yang biasa dilakukan karyawan pada pukul sepuluh pagi dan dua siang. Yaitu senam peregangan!


Namanya mami, yang notabene jarang olah raga. Begitu ikutan senam ini rasa-rasanya body hampir lepas semua. Wkkwkw. Ternyata ya, setelah senam masih ada olah raga lanjutan. Guess what? Turun ke lantai 4 dari lantai 7 menggunakan tangga darurat. Ngos -ngosan gak tuh? XD


Setibanya di lantai 4, kami diajak berkunjung ke tempat tanaman hidroponik di RTH kemenkes. Di dalam RTH terdapat beraneka macam tanaman obat yang ditata berdasarkan silkus hidup (mulai dari pasangan usia subur, bayi, anak, usia kerja dan lansia) dan bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan kesehatan ringan. Selain itu, RTH juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi yang membutuhkan. 

Di lantai yang sama, terdapat pula Griya Sehat. Di ruanganya yang tidak begitu kecil tapi terdapat tiga tempat tidur dan juga ruang konsultasi. Griya sehat ini merupakan model fasilitas pelayanan kesehatan tradisional. Pelayanan yang diberikan antara lain: akupuntur, akupresur, pijat baduta dan edukasi pengenalan dan pemanfaatan tanaman berkhasiat obat bagi kesehatan. Jadwal buka Griya Sehat sendiri mulai pukul 11.00 – 14.00 wib, yang terdiri dari: 

Pelayanan akupuntur : senin dan kamis 

Pelayanan akupresur: Selasa dan Rabu 

Edukasi Ramuan: Jumat 

Pijat Bayi: Jumat 


Untuk kegiatan pijat bayi, berupa edukasi kepada ibu dan keluarga tentang manfaat pijatan untuk meningkatkan tumbuh kembang bayi dan balita. Sayangnya, pelayanan di Griya Sehat tidak terbuka untuk umum. Sementara, hanya diberikan kepada karyawan Kemenkes saja. Semoga, kedepannya banyak perusahaan/instansi yang memiliki Griya Sehat ini ya. 

Setelah berkunjung ke tanamanan hidroponik dan Griya sehat, tour dilanjutkan menuju lantai 1 (masih dengan menuruni tangga darurat T^T). Mami Bersama rekan blogger lain, mengunjungi taman Germas yang letaknya ada di belakang Gedung Sujudi Kemenkes. Di taman Germas juga ada tanaman obat. Namun tersedia pula lapangan untuk olah raga dan juga sarana penunjang lainnya. 

Masih berlanjut, kita diajak lagi ke gerai jamu yang berada di lobby Gedung Sujudi Kemenkes. Berbagai macam jamu di racik disini dan siap diminum. Berhubung mami lagi berhalangan, jadilah minta jamu kunyit asem. Beneran asem dan rasanya segar. Iyalah! Wong kunyitnya juga asli. 


Meski kaki sudah mulai merengek karena kelelahan, tapi tour masih tetap berjalan. Kunjungan lainnya ke TPA Serama. Tempat Penitipan Anak ini khusus untuk karyawan Kemenkes, tapi tak menutup kemungkinan juga instansi/karyawan perusahaan lain yang dekat dengan Kemenkes bisa memanfaatkannya, namun dengan biaya yang telah disepakati. Di TPA Serama, banyak anak bayi dan balita. Ketika kami tiba disana, kelas balita sedang bernyanyi dengan riangnya dan untuk bayi di jaga oleh pengasuh yang ada. Tak lupa ada ruang Laktasi juga, lengkap dengan fasilitas penunjang dan ada konselor laktasi yang siap dicurhati oleh permasalahan busui. 

Biasanya klinik perusahaan itu ya apa adanya aja ya. sepengalaman mami yang suka berkunjung ke kantor papi dan melihat fasilitas klinik yang ada disana. Tapi, berbeda dengan UPK (Unit Pelayanan kesehatan) di Kemenkes. Patut diacungin sepuluh jempol. Kenapa? Sarana dan prasarananya komplittt~ pake banget. Sampe mami speechless deh. Ini klinik atau rumah sakit? Hahaha. Kan jadi kepengen si papi pindah ke kemenkes XP, abis semuanya serba ada. Tapi yaaa, sekali lagi. Semogaaaa~ semua perusahaan bisa menerapkan kaya Kemenkes soal fasilitas dan saranannya. Biar karyawan dan keluarganya juga ikutan happy. 


Next, kita dibawa ke sebuah ruang fitness center. Awalnya, mami kira kaya fitness center yang di emol- emol. Dan apaaaa? Melebihi eksptektasi untuk ukuran fitness center sebuah instansi. Gewllo~ keren abislah pokoknya. Kalau kalian lagi berkunjung ke Kemenkes, coba mampir aja ke fitness centernya, dijamin gak mau pulang XD. Pantesan karyawan kemenkes betah lama – lama di sini. Fasilitasnya oke punya. 

Terakhir, mami mengunjungi kantin sehat. Seinget mami ya, kantinnya kantor papi itu ada dibelakang Gedung. Dan kebanyakan kantin kantor lain juga dibelakang atau disamping Gedung. Namun, berbeda dengan kantin sehat Kemenkes. Sebelum kita ke kantin, disuruh olah raga dulu. Nurunin anak tangga yang lumayan banyak-biar tambah laper kali ya dan makannya banyak-Karena letak kantin ada di basement Gedung. Makanan kantin sehat yang ada di sini juga, pastinya sehat karena beberapa tidak menggunakan MSG atau pemanis buatan. Semuanya murni. Untuk rasa juga tidak kalah dengan makanan yang mengandung MSG. pilihan menunya juga lengkap, ada makanan berat dan juga cemilan sehat. Ruangannya full AC. Ini yang mami sukai. Tidak terkontaminasi asap rokok. Bete banget gak sih, lagi makan ceplas-ceplus asap rokok! Kepengen mami kutuk aja itu yang merokok di kantin. Huh! 

Setelah makan? Kita dipaksa olahraga lagi buat naik beberapa anak tangga. Huahahaha. Ini mah beneran hidup sehat deh. 

Tour setengah harian di Gedung kemenkes RI, membuat mami iri. Serius!. Seandainya semua perusahaan/instansi/perusahaan BUMN mengikuti standar Kemenkes. Mami yakin para pekerja bakalan sehat rohani dan jasmani karena lingkungannya mendukung dan pastinya keluarga Happy tambahannnya Produktivitas karyawan jadi meningkat, Perusahaan mendapat profit yang baik pula. Yuk, ah… mulai bebenah dari sekarang ya~



Btw, thanks berat buat Kemenkes RI dan Kesjaor atas undangannya. Setidaknya mami jadi ikutan sehat. hahay.




Kalian Mempunyai masalah Kulit kering dan Tumit pecah? Ini solusinya!

|
Sunday, December 2, 2018
| 3 Comments

“Mami, kakinya kenapa?kok ngelupas gitu?” ujar Hana
Mami merasa malu ketika Hana tiba – tiba saja berkata demikian pada saat acara kumpul keluarga. Hm, memang sih mami lagi ada masalah sama tumit kaki yang pecah. Gak tau penyebabnya apa, tapi suka hilang timbul gitu. Pernah suatu waktu, mami oles – oles pakai cream pelembab. Yang ada bukannya menghilang itu kulit retaknya malah makin menjadi, sumpah jadi geli sendiri. Sangking desperatenya, ya mami biarkan apa adanya saja. Makanya, kalau berpergian tak lupa selalu memakai kaos kaki. Bahkan bila mampir ke tempat sanak sodara atau teman, mami gak mau melepas kaos kaki, malu! 

Penyebab Tumit Pecah - Pecah 
Beneran deh, mami tuh bingung, kok tumit udah kaya papan penggilesan* gini. Setelah berselancar di dunia maya, ternyata penyebab tumit pecah itu ada banyak hanamiers, berikut mami rangkum: 

1. Kekurangan asupan vitamin, mineral, dan asam lemak omega 3 

2. Sering bermain air, ia sih mami kan ibu rumah tangga. Pastinya bersahabat dengan air dong ya. 

3. Berjalan tanpa alas kaki dan atau menggunakan sendal terbuka, pantesan aja. Wong mami itu kalau pagi jalan di depan rumah gak pake sendal! 

4. Berdiri berjam – jam, yakali mengerjakan pekerjaan rumah cuma duduk cantik aja. Ini juga yang bikin tumit kaki mami gak mulus. Hiks. 

5. Kegemukan, OMG~ iya tauuuu~ mami sekarang gendud 

6. Penuaan, faktor U itu memang berpengaruh banget ya terhadap kelembaban kulit kalau gak di jaga kaya mami. 

7. Sepatu yang tidak pas ukuran, ini sih engga ya jadi skip untuk penyebab yang ini. 

Sebenarnya banyak sekali faktor penyebab tumit pecah. Terutama karena adanya penyakit diabetes, eksim, infeksi jamur, dermatitis atopik dan lain sebagainya. Yang selama ini mami abaikan. Dan ternyata kalau tumit pecahnya udah ekstrim banget bisa menimbulkan luka bahkan sampai mengeluarkan darah loh! Ngerriii~ 

Solusi mengatasi tumit Kaki Pecah 
Tuhan memang masih berbaik hati pada mami. Tau kali ya udah hopeless gini. Beberapa waktu lalu, teman mami mengabari kalau doi punya cream ampuh buat mengatasi permasalahan yang sedang mami alami. Sebelumnya, doi minta foto tumit kaki dulu. Asli malu pake banget. Serasa membuka aib gitu deh. Wajah mami oke, body mami ya sedikit berisi tapi masih enak di lihat. Eh, begitu melipir ke telapak kaki, Masyaallaahh~. 

Ngakak! 

Satu kata itu, ketika mami send gambar tumit kaki pecah. 

Kemudian doi merekomendasikan Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream. “Hah? Cream apaan lagi tuh, baru denger pula itu namanya” ujar mami dalam hati. Gak langsung percaya begitu saja, mami ditantang olehnya buat datang ke acara sharing bareng Sato Pastaron, di AEO Mall Jakarta Garden City, Jakarta. Bersama penderita tumit kaki pecah lainnya!. Ternyata mami gak sendiri, Hidup tumit kaki pecah~! 

Tentang SATO
SATO Pharmacial merupakan sebuah perusahaan terkemuka di Jepang yang berdiri sejak tahun 1915. Perusahaan ini sudah banyak memproduksi produk – produk kesehatan dan kecantikan, antara lain: Sato Hakubi White C Gel & Tablet, Sato Hakubi Q10 Cream, Sato Hakubi BB Cream, Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream yang mengandung urea 20% dan masih banyak produk lainnya. FYI, semua produk SATO ini beneran di produksi di Jepang ya, jadi bukan numpang nama saja tapi diproduksinya di Indonesia. Asli made in Japan! 

Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream
Sebelum mami lebih rinci nulis tentang si Sato Pastaron ini, yuk kita unboxing sebentar. 

Nama Produk: 
Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream 

Deskripsi Produk: 
Membantu melembabkan kulit kering 

Netto: 
60g 

Komposisi aktif: 
Urea 20%, melembabkan kulit dan mengikat kadar air di dalam kulit 
Vitamin E Acetate, berfungsi sebagai anti oksidan 
Dipotassium Glycyrrhizate, berfungsi mengatasi iritasi yang disebabkan oleh kulit kering 

Komposisi lainnya: 
Glyceryl stearate, polyoxyl strearate, dimethylpolysiloxane, squalene, isopropyl myristate, glyceryl trilsooctanoate, cetanol, stearic acid, glycerine, paraben, disodium edetate, lactic acid, sodium hydroxide dan glycine sebagai pharmaceutical additive. 

Harga: 
Rp. 139.800 

Beli dimana: 
AEON Mall, Watson, Guardian 


Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream, dikemas dalam kota kardus berwarna merah metalik. Kotaknya sendiri tidak mudah penyok. Di setiap sisi kotaknya terlihat informasi mengenai komposisi, informasi kegunaan, produsen, tanggal kadaluarsa, dan cara pakai yang ditulis menggunakan Bahasa Indonesia. Produknya sendiri berbentuk kemasan bulat berwarna putih susu dengan tutup berwarna merah. Dikemasannya juga tertera keterangan produk dan cara pakai. Sesuai dengan Namanya, tekstur Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream ini tentu saja berupa cream namun tidak berbau. 






Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream memang direkomendasikan khusus untuk perawatan kulit kering, pecah – pecah hingga eksim. Penggunaannya pun bisa di seluruh area tubuh kecuali daerah sekitar mata dan selaput lendir lainnya, daerah yang terkena luka atau merah dan bengkak. Selain area yang disebutkan, produk ini bisa digunakan. 


Tantangan 2 minggu dari Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream 

Iyesh, mami ditantang Bersama teman blogger lainnya yang memiliki nasib yang sama, tumit kaki pecah! Untuk menggunakan produk ini selama dua minggu. Sebelumnya ini kondisi tumit kaki mami ya: 


Penggunaan pertama masih belum merasakan efeknya, selain kulit kaki mami menjadi licin dan berasa banget di lantai. Itu juga karena mami gak sabaran oles- olesnya. Yang sesuai anjuran sih, setelah oles – oles harus didiamkan selama beberapa saat dulu baru bisa beraktivitas kembali. Sedangkan mami sehabis oles – oles udah kaya cacing kepanasan kesana kemari. 

Menurut rekomendasi juga, mengoles creamnya ini tuh sehari dua kali. Sedangkan mami seingetnya aja! Hahaha~. Minimal sehari sekali adalah ya. Selama pemakaian produk, so far gak ada efek sampingnya. Dan mami juga jajal ke tubuh Hana yang mengalami kekeringan. Di sekitar area panggulnya. Mungkin terjadi karena gesekan celana atau memakan celana dalam yang terlalu ketat sehingga kulit di sekitar itu menjadi kering dan ngelompek. 

Oia, Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream juga boleh digunakan untuk anak usia setahun ke atas. Bisa mengatasi kulit si kecil yang mengalami masalah kekeringan. 

The Result 
Setelah pemakaian Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream selama kurang lebih dua minggu, minus satu hari absen karena kelupaan XD. Inilah penampakan terbaru tumit kaki mami: 


Terlihat much better ya, tapi masih ada beberapa garis – garis pecah. Wajar, karena baru menggunakan ini selama dua minggu dan kadang inget, kadang lupa. Nanti mami update lagi deh pemakaian jangka waktu yang lama. Karena jujur, mami jadi suka sama produk ini. Beneran kasih solusi buat permasalahan tumit kaki yang pecah. 

Minusnya, bila menggunakan cream ini tanpa didiamkan terlebih dahulu akan mengakibatkan cream tidak menyerap sempurna sehingga kaki masih lengket dan licin. Tapi begitu meresap sempurna, efek lengket dan licin sudah tidak nampak.

Sebelum memakai Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream sangat disarankan, tumit kaki kita yang pecah di parut/diamplas menggunakan alat khusus perawatan kaki yang bisa dibeli di minimarket/supermarket terdekat. Fungsinya, supaya kulit mati bisa terangkat dan hasilnya lebih maksimal. 


Jadi, bila kamu mempunyai tumit kaki pecah kaya mami atau mengalami kulit kering di area lainnya seperti Hana. Gak ada salahnya buat mencoba cream dari Sato Pastaron ini. Psstt...lagi ada diskon menarik bila kamu berbelanja produk Sato Pastaron di AEO Mall Jakarta Garden City. catet, selama persediaan masih ada Dan silahkan share juga pengalaman seru kamu menggunakan Sato Pastaron Ultra Hydrating Cream di kolom komentar ya~ 

Semoga bermanfaat,

Unboxing COSMOS Blenz CB – 801, Blender Pintar yang bisa #BerhentiSendiri

|
Friday, November 16, 2018
| 4 Comments

Kerasa gak sih, khususnya moms. Kalau lagi masak di dapur itu serasa ada di medan perang? 

Mami sih iya. Belum drama dari Hana, ditambah waktu yang terbatas dan ingin cepat selesai semuanya. Coba aja ada tongkat ajaib, khayal mami waktu itu. Tinggal cring-cring-cring jadi semua. Hehehe.. tapi gak ada kan ya. 

Memang, pekerjaan ibu rumah tangga itu 24/7 tanpa Batasan. Terkadang ada keinginan semua hal yang serba praktis dan cepat. Termasuk alat penunjang urusan dapur. Gak usah muluk – muluk pakai tongkat ajaib juga. 

Beruntungnya, ada kabar baik nih buat moms yang memiliki pengalaman yang sama dengan mami. Ternyata, Cosmos memiliki produk inovatif. Apa inovatifnya? Mereka mengeluarkan varian Blender terbaru, yaitu Cosmos Blenz dengan tipe CB 801 dan 802, blender pintar yang bisa berhenti sendiri. Kok bisa? Bisaaaaaa dongg~. 

Kenapa harus Cosmos Blendz?

Cosmos memang memberikan sweet escape buat ibu rumah tangga. Apa aja mereka ciptakan khusus untuk moms yang menghadapi kesulitan di dapur. Produknya juga inovatif dan sebagian besar pelopor peralatan rumah tangga. Mulai dari penanak nasi, wajan, sutil, blender dan masih banyak lagi. Sedikit ulasan tentang Cosmos, PT. Star Cosmos didirikan oleh Bapak Ir. Alam Surjaputra dan perkembangannya dalam industri alat-alat rumah tangga terus mengalami kemajuan, terbukti dengan berbagai penghargaan yang diraih secara konsisten seperti Indonesia Good Design dan Top Brand Awards sejak tahun 2003 hingga di tahun 2018. 

Cosmos juga membuktikan kualitas produknya sebagai produsen kipas angin pertama di Indonesia yang berhasil mendapatkan Sertifikat dari Standar Nasional Indonesia (SNI). Bisa dikatakan, produk Cosmos telah diakui oleh Pemerintah Indonesia sebagai produk yang memiliki standar kualitas dan standar keselamatan yang tinggi. Cosmos bangga telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia selama 42 tahun dan selalu berinovasi menghadirkan produk yang memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat para moms. 

Salah satu produk andalan mereka tahun ini yaitu Cosmos Blendz, blender pintar yang bisa #BerhentiSendiri dan menghasilkan makanan/minuman lebih halus daripada produk lainnya. Ini menurut mami solusi banget ya, ditengah keriwehan di dapur. Dengan menggunakan Cosmos Blendz, bisa kita tinggal karena penggeraknya sudah otomatis, serasa memiliki asisten pribadi. Produk blender sejenis biasanya harus kita tunggu dan di lihat apakah sudah lumat sempurna atau belum. Karena bila kita miss sedikit bisa jadi hasilnya akan kehalusan atau teksturnya gak sesuai apa yang kita inginkan. Beda dengan COSMOS Blendz ini, sekali pencet udah deh aman Sentosa. Moms bisa santai atau sambil melakukan pekerjaan lainnya. 

Unboxing Blender Cosmos Blendz CB 801 
Kebetulan, kemarin mami juga menjajal salah satu produk dari Cosmos Blendz ini yaitu tipe CB 801. Sebelum di eksekusi, yuk unboxing dulu ya ada apa di dalamnya. 


Inside the box of COSMOS BLENDZ CB – 801: 
  • Body pelumat 
  • Goblet dengan kapasitas 1,5 liter 
  • Tutup 
  • Gelas ukur (measuring cup) 
  • Dasar pisau penggiling 2 in 1 
  • Gelas Penggiling 2 in 1 
  • kertas petunjuk manual dan garansi 

Spesifikasi: 
Model: CB – 801 
Daya Masukan: 300W 
Tegangan/frekuensi: 220V~/50Hz 

Fitur dan kelebihan dari Cosmos Blendz CB 801: 
Goblet dengan kapasitas ukuran 1,5 liter, mampu menampung 600 – 1300ml makanan yang siap dilumatkan.Goblet ini dikhususkan untuk melumatkan bahan seperti buah - buahan, sayur mayur, smoothies, makanan bayi atau bertekstur ringan lainnya. Terbuat dari plastik yang tahan pecah. 

Gelas penggiling bumbu basah dan kering (Wet and Dry mill), ini nih yang mami tunggu. 2in1 gaes!. Praktis banget dalam menggiling bumbu. Terutama bumbu kering, kan mami suka khawatir kalau membeli bumbu bubuk diluar sana, takut di campur pengawet yang bukan untuk makanan. Sekarang mah no worries ya, udah ada gelas penggiling dari blender COSMOS BLENDZ CB 801 jadi semuanya bisa di giling dirumah. Oia, penggilingnya juga bisa menggiling biji kopi, beras, gandum dan bahan lainnya juga loh. Keren ya. Selain bisa menggiling bumbu kering, yang wajib dilakukan didapur daripada uleg manual. Menggiling bumbu basah, seperti bumbu ayam goreng misalnya. Tinggal cemplung – cemplung, pencet dan #BerhentiSendiri, praktis! 

Safety Lock System, biasanya emak rempong di dapur kan kepengenya buru – buru ya moms. Cosmos mengerti apa kesusahan kita dengan memberikan perlindungan yang paripurna. Guess what? Doi ini manjain kita banget dan gak kepengen sesuatu terjadi. Fungsi dari Safety Lock System sendiri jika kita tidak sempurna mengencangkan komponen blender atau tidak terpasang dengan tepat, blender pintar ini tidak akan bekerja. ngambek gitu ceritanya. Jadi aman yaa~. 

Suction Cup atau media penempel, blender konvesional pada umumnya begitu kita tekan tombol pelumat/penggiling suka berlari kesana kemari. Agak repot juga kalau sampai harus di pelototin dan dijaga supaya gak lari kaya pemain sepak bola ya. Belum lagi drama dari Hana yang kadang suka penasaran terus nyenggol eh jatuh deh. Ampun nyerah gusti~!, mengatasi hal itu, Cosmos Blendz menjawab kegelisahan mami dengan menciptakan Suction Cup, atau kaki penempel di bagian bawah blender. Fungsinya tentu saja untuk membuat blender tetap kokoh pada tempatnya tanpa harus drama. Hati tenang, bahan terlumat sempurna. 


Memiliki tempat penyimpanan kabel, pusing menggulung kabel blender? Yaampunn.. hari gini masih pusing. Tenang aja Cosmos Blendz CB 801 ini menjawab semua keresahan kita dengan menyediakan tempat penyimpanan kabel tempat dibawah blendernya. Gak berantakan lagi deh. 

Di lengkapi dengan tombol Pulse & Clean, fungsinya untuk membersihkan wadah Goblet dan gelas penggiling bila sudah tidak digunakan atau akan digunakan kembali. Jadi, gak harus di rendam di bak cucian piring lagi (hahaha ini mah mami aja kali ya XD). 


Tekanan high and Low, fungsinya untuk mengatur tekanan pada motor saat menggiling atau melumatkan bahan. 

Thermostat Overheat Protection, fungsinya untuk memutus aliran listrik saat suhu mesin dalam keadaan panas. Fitur ini penting loh gaes! Kan menghindari kecelakaan saat di dapur. Amit – amit dehh~ 

Pilihan warna yang Shabby chic, memang ya warna – warna pastel itu lagi happening banget. Mami juga koleksi barang – barang shabby. Dari kemarin nyari set blender warna unyu gak ketemu. Alhamdulillah sekarang gak galau lagi karena udah punya blender unyu warna pink dari Cosmos Blendz 

Harga ramah dikantong, kebiasaan emak – emak pengeluaran pasti dimaksimalkan se-efisien mungkin. Bila moms, ingin membeli blender COSMOS Blendz CB 801 gak usah khawatir soal harga. Masih aman bagi keuangan keluarga kok. Berapa? Berapa? Untuk tipe ini mami bisikin harganya masih dibawah 400 ribuan. Kepengen dong? 

** 
Mami udah bahas unboxing dan kelebihannya di atas, sekarang mau eksekusi. Beneran blender pintar gak Cosmos Blendz CB 801 yang bisa #BerhentiSendiri. Untuk step ini mami hanya menggunakan bahan yang ada di kulkas ya. gak sempat buat belanja ke mini market. 

Resep Minuman Segar Lychee Springkle 


Bahan bahan: 
Syrup Lychee secukupnya 
Susu Sapi Segar secukupnya 
Minuman Probiotik secukupnya 
Nata de coco (baiknya menggunakan buah lychee kaleng ya) 
Soda 
Es secukupnya 
Daun mint (optional) 


Cara membuat: 
  1. Masukkan es, syrup Lychee, susu sapi, minuman probiotik ke dalam blender COSMOS Blendz CB 801. 
  2. Set tombol tekanan low pada Blender. tunggu hingga blender #BerhentiSendiri kemudian tuangkan kedalam jar minuman. 
  3. Tambahkan air Soda, Nata de Coco dan Daun Mint sebagai pelengkap. 
Lychee Springkle siap diminum saat cuaca panas karena rasanya yang segar, percampuran rasa Lychee ditambah soda yang cess pleng, Ueeenaakk~ 

Gimana, gampang kan bikinnya? Minuman ini menjadi favorite keluarga kami terutama papi. Karena ini racikannya sendiri. 

COSMOS Moms Blogger Gathering
Moms Blogger Gathering tanggal 8 November 2018 lalu, merupakan event yang tak terlupakan bagi mami, karena mengajak Hana. Biasanya mami mengajaknya bila acara itu memang khusus untuk anak. Namun, pada event kali ini tidak. karena satu dan lain hal terpaksa Hana ikut serta. 

Di acara ini mengundang 22 moms blogger yang berlokasi di Hongkong Café, Menteng, Jakarta Pusat. Turut mengundang juga mom Ayu Hastari, seorang influencer sekaligus artis. Dan ada Chef Cantik Livianca Vinaessa yang akan mempraktekan cooking demo menggunakan Cosmos Blendz. 

Pada acara ini, mom Ayu sharing moment tentang membuat makanan sehari – hari dan juga MPASI si kecil. Bagaimana dramanya membuat MPASI dan berbagai kendala saat menjadi ibu rumah tangga. Seru ceritanya dan banyak moment yang bisa kita ambil positifnya. 


Dalam kesempatan yang sama, ada ibu Retno Pratawi selaku GM markting PT. Star Cosmos. Mengungkapkan bahwa sebelum meluncurkan produk Cosmos Blendz ini, pihak mereka melakukan survey terlebih dahulu terhadap masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Data yang didapat dari lapangan menyatakan bahwa sebagan besar masyarakat menginginkan produk rumah tangga berteknologi dan juga efisien. Maka, lahirnya Cosmos Blendz. 

Menurut beliau, dalam memasak yang terpenting bukanlah hasil melainkan proses pembuatannya. Karena bila diolah menggunakan peralatan yang tidak lulus uji SNI maka makanan itu bisa berbahaya karena kandungan kimia di dalamnya. Tapi, bila peralatannya lulus SNI, nutrisi makanan akan terjaga dan sehat tentunya. Jadi, sebelum menentukan hati akan menggunakan produk apa, baiknya croscek dulu track record produsen yang kita incar. Bila oke, silahkan membeli. 

Cooking Demo Bersama Chef Livianca Vinaessa 

Di akhir acara, kami diajak memasak Rolade daging keju oleh Chef Livianca dengan menggunakan produk Cosmos Blendz. Seru banget, apalagi ketika ia mengungkapkan bahwa sebenarnya membuat makanan sehat di rumah itu gampang, gak harus beli. Itu rasanya “Jleebbb banget” ke mami secara belakangan sering beli jadi terus. Rangkaian tips berguna dari Chef Livianca sontak mami catat supaya gak kelupaan. Meski entah kapan dieksekusinya. 

Keseluruhan acara kemarin sangat bermanfaat bagi moms blogger yang hadir. Ada tips n trick dan segudang curhatan ibu rumah tanggapun. Terima kasih ya Cosmos sudah mengundang kami. Ini pengalaman berharga kami.