Berwisata ke Singapore - Tips Travelling Ramah Anak ala Hanami

|
Friday, November 3, 2017
| 8 Comments

Hai Hanamiers,
Beberapa waktu lalu Hana dan Mami pergi ke negeri yang memiliki Icon Singa-Singapore dalam rangka Medical Travel. Weitts.. siapa yang sakit?

Inget beberapa waktu lalu saya pernah posting bahwa papinya Hana mendadak pingsan dan harus check up menyeluruh mengenai kondisi jantungnya? Nah, akhirnya kami memutuskan untuk check up keseluruhan di Singapore. Rencana awalnya kita memang mau ke Penang-Malaysia karena lebih murah tapi ada beberapa alasan yang pada akhirnya kita ke Singapore aja. Memang sih jadinya costly, tapikan kesehatan yang paling penting.


Sebelumnya ini perjalanan pertama Hana dan Mami travelling ke luar negeri. Segala macam persiapan sebelum keberangkatan di cek terlebih dahulu. Mana barang yang boleh di bawa ke kabin maupun ke bagasi di teliti dengan seksama. Yah, mending ribet sekarang daripada ribetnya nanti di imigrasi.  Kalau kata papi yang udah sering perjalanan dinas ke luar negeri adalah barang - barang yang di bawa ke negeri orang itu sangat strict, tidak sama perjalanan kita saat naik pesawat domestik.


Nah, berikut beberapa persiapan yang saya lakukan sebelum keberangkatan: 

Yang pertama adalah Mempersiapkan paspor. Yakali mau ke negeri orang gak bawa paspor bisa ditendang lagi gak boleh masuk maskapai :D. Buat kita paspor itu udah kaya nyawa, begitu kita kehilangan paspor wassalam deh. Kemarin pas apply paspor saya dan Hana karena masih manual jadinya kita ngantri di Imigrasi Kelas II dari jam enam pagi. Kalau sekarang mah bikin paspornya udah online jadi enak banget gak harus antri kaya pembagian sembako.


Kedua adalah booking hotel dan tiket Pesawat. Kalau saya booking hotel dan Pesawatnya via aplikasi travel yang terpercaya. Sekali pencet - pencet selesai deh transaksi dan harganya gak dibohongin. Banyak aplikasi sejenis tapi begitu mau bayar ternyata kena hidden charge lagi, Jackpot banget kan. Paling malesin yang kaya gitu mending yang pasti - pasti aja di awal biayanya berapa. Intinya terima beresnya segitu ya segitu. Wkwkwk... sebagai emak kan kudu perhitungan kan apalagi ini Medical Travel yang nanti pas disana kita bukan wisata keliling kota naik delman istimewa #eh.

Dan dalam hal memilih waktu penerbangan sebaiknya bila membawa anak dalam perjalanan ke luar negeri mengambil waktu pagi atau siang hari. Pun dengan booking hotel, pastikan memilih hotel yang terjangkau oleh transportasi umum baik itu MRT/LRT/Bus serta pastikan hotel yang akan kita tempati itu ramah anak.


Selanjutnya siapkan mata uang negara yang dituju SECUKUPNYA. iyesh! secukupnya mak jangan kebanyakan bawa cash, ngeriii~. Kemarin ketika kami di sana dan butuh extend stay lebih lama, menukarkan cashnya via ATM aja. Jadi kita menggunakan kartu ATM yang berlogo VISA kemudian ambilnya ya dari rekening kita sendiri. Toh cuma beda sedikit daripada ribet bawa uang cash banyak, secara kita wisatawan takutnya diincer aja. 

Kemudian jangan lupa buat kepoin negara yang kita tuju. Seperti saya nih, sebelum berangkat ke Singapore saya sudah kepoin salah satu akun travel Singapore. Mencatat hal - hal yang penting seperti: tempat makan yang halal dimana saja, lokasi mesjid, tempat wisata terdekat dengan rumah sakit dan hotel yang akan kami tuju plus ramah anak, mencatat jadwal MRT/Bus, lokasi dan lainnya Serta tak lupa tempat membeli oleh - oleh murah meriah dimana saja. Penting itu mak pentinggg. Biar gak kesasar. Hahaha.. bagusnya bila kita punya kenalan dan stay dengan negara yang kita tuju kita bisa tanya - tanya langsung bagaimana kondisi di negara tersebut.


Dan yang paling penting adalah BAWALAH STROLLER bila mempunyai batita/balita. karena apa mak? di negeri orang kita bakalan sering jalan kaki daripada naik kendaraan umumnya. Daripada pinggang emaknya encok dan dikerok mirip tulang tengkorak dan gak indah dipandang mata suami lebih baik membawa stroller.

Membawa baju secukupnya dan tidak berlebihan. Menyimpan kosmetik dan peralatan mandi di tas kecil anti air yang sudah di berikan label serta di masukan kedalam koper bagasi. Untuk Spray deodorant kita coret karena takut gak boleh di bawa ke kabin maupun bagasi. Kita lebih prefer untuk memakai deodorant lotion sachet yang praktis. untuk Parfum kita juga bawa seadaanya saja, gak lebih dari 100ml dan kami tempatkan di botol kecil.

Untuk perlengkapan Hana, saya membawa tissu basah, tissu kering, sabun cair ukuran 15ml, snack dan biskuit secukupnya berikut susu UHT ukuran kecil di tas ranselnya.

***
Hana yang masih ngantuk. Hahaha.. kasian

Waktu itu kami memilih penerbangan jam setengah delapan pagi dengan pemberangkatan dari bandara Sokarno Hatta dengan alasan sesampainya kami di Singapore kami bisa istirahat terlebih dahulu di hotel. Estimasi waktu tempuh kami dari rumah hingga bandara sekitar tiga jam lebih bila tidak mengalami kemacetan. Maka dari itu, kami berangkat dari rumah pukul empat pagi waktu cibinong. Sesampainya disana masih jam enam pagi, saya langsung boyong Hana yang lagi asik tidur turun dari mobil. Iyesh, pas berangkat dari rumah hana itu masih memakai piyama tidur. Saya dan suami sih sempat mandi terlebih dahulu, kalau anak kecil rasanya kasian juga ya mandi jam tiga pagi.

mami sok eksis malah foto kaya gini ^^;

di ruang menyusui Hana mengganti baju dsb di sana

Saya mengganti pakaian Hana di ruang ganti bayi/tempat menyusui yang ada di bandara. Tempatnya lumayan bersih dan tidak berbau. Setelah Hana diganti bajunya dan cuci muka serta tangan barulah kita menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan oleh pihak maskapai.

Sayangnya untuk berangkat ke luar negeri tidak diperbolehkan check in secara online oleh maskapai kami. Jadilah kami antri dulu, setelah loket di buka barulah kami check in dan setelah itu kita lanjut sarapan.

Saran saya untuk moms & dads yang membawa anaknya turut serta dalam perjalanan ke luar negeri pastikan membawa makanan atau kudapan dan minuman untuk bekal anak. Hmm.. jangan lupa juga untuk membawa mainan kesayangannya atau buku bacaan yang ia sukai agar tidak bosan.

Karena waktu tempuh Jakarta - Singapore tidak terlalu lama, Hana di pesawat sangat senang sekali. Selain ini perjalanan pertama Hana travelling ke Singapore. Di pesawat Hana asik menonton film kesukaannya. Untung saja maskapai yang kami naiki ini memiliki support audio video yang gak bikin anak menjadi baperan. Alhasil perjalanan kami jadi tidak terlalu kerasa karena di pesawat ada hiburan untuk Hana.

Hana yang lagi asik bermain di Changi Airport 

Setibanya di bandara Changi Singapore, mata Hana membelalak. Bagaimana tidak, selama ini yang dia ketahui tentang bandara itu hetic, crowded dan sebagainya yang bikin dia bete pastinya. Begitu tiba di Bandara Changi Airport Hana terpesona sama mainannya. Bandara Changi memang terkenal di dunia sebagai bandara yang paling keren dan ramah anak. Selain ada fasilitas Playground indoor, ada fasilitas kegiatan menggambar untuk anak lengkap dengan kertas dan pinsil mewarnainya. Tapi tidak hanya itu saja, di sana juga ada penyediaan layanan bermain game seperti xbox. Ditambah  ada layanan kursi pijat gratis buat calon penumpang. Pokoknya asik deh lama - lama di Bandara Changi ini.

***
Jadi Hanamiers, Tips Travelling Ramah Anak ala Hanami (Hana dan Mami) bisa kita rangkum di bawah ini:

Semoga Moms & Dads dapat travelling dengan aman dan nyaman ya.


Sampai jumpa lagi di Wisata ke Singapore selanjutanya ^^~

Yuk, tonton keseruan kita di Hanami's Channel #JalanJalanHanamiVlog:

8 comments on "Berwisata ke Singapore - Tips Travelling Ramah Anak ala Hanami"
  1. Semoga hasil pemeriksaan suaminya ga kenapa2 ya mba.

    Aku tuh ngebiasain anakku yg pertama supaya suka traveling udh dr hamil sebulan :D. Pas tau hamil, kita berdua malah ke naik tembok china di beijing. Ga sia2 krn anakku yg pertama jd tahan banting diajak kemanapun :p. Tp yg kedua ga suka jalan mba -_- . Makanya krn tiap thn aku pasti traveling ama suami, anak yg kita bawa cm si kaka. Si adek terpaksa ditinggal ama babysitternya. Kecuali perginya deket2 aja, baru deh kita bawa. Percuma nerapin semua tips traveling apapun, kalo sama di adek ini. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mak, pemeriksaannya masih berlanjut sampai sekarang. kata dokternya sih suami gak boleh over capek takut jantungnya kumat lagi.

      Woghh.. keren mak ngebiasaan anak traveling. aku ngajak hana ke luar negeri baru kali ini aja sebelumnya gak berani. hehehe.

      btw makasih udah berkunjung ^^

      Delete
  2. Jadi pengen ke Changi mbak. Hiks kapan ya aku bisa.

    Btw itu bikin infografis yang paking bawah pake aplikasi apa ya mbak? Bagus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyesh Changi itu keren banget maakk.

      Infografisnya aku bikinnya di canva.com mak cek aja deh bagus - bagus templatenya.

      Delete
  3. Asiknya dek Hana bisa ke Singapuraaa. Tante aja belum pernah ke Singapura. Hehhee. Mbaa, ditunggu ya tulisannya ke SIngapura biar ada gambaran enaknya ke Singapura kemana aja dan budget terbatas. Hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyesh mak, itu baru ada update-an tentang wisata ke Science Center Singapore.

      Untuk perjalanan menyeluruh coming soon yaaa.. hehe

      Delete
  4. JAdi ingat pertama kali backpackeran bawa 2 balita umur 3 dan 4 tahun tahun 2010 tujuh tahun lalu ke Kuala Lumpur . Ribet karena dua duanya masih minum susu botol dan nggak bawa stroller. Jadi aku dan suami gendong satu-satu deh. Kalau sekarang sih dah gede. Anak-anak mau jalan ke luar negeri dah biasa dan jalan sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyesh mak klo kita jalan - jalan ke luar negeri bawa anak bayi/balita terus gak bawa stroller ribet banget - nget.. huhuhu..

      aku nyesel pas ke spore ini kelupaan bawa stroller alhasil ya gitu gendong gantian gantian sama bapake.

      Delete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^