Top Social

Stress pada Bayi dalam Kandungan, mungkin gak ya?

|
Tuesday, August 9, 2016
| 10 Comments

Dalam kamus Bahasa Indonesia arti kata Stress adalah sebuah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar. Rupanya stress itu tidak hanya dialami oleh kamu, kalian dan saya saja loh.  Ternyata bayi dalam kandungan juga bisa mengalami stress, awalnya saya juga engga percaya bahwa bayi yang masih di dalam perut bundanya bisa ikutan stress juga. Setidaknya saya tidak mempercayai hal itu sampai saya datang ke sebuah acara talkshow yang berjudul "Kenali Stress Bayi dalam Kandungan" pada hari minggu tanggal 31 Juli 2016 lalu bertempat di Igor's Pasrty & Cafe dan acara ini diselenggarakan oleh Sweety Gold dan Mother & Baby Indonesia.


Ketika saya memasuki Igor's Pastry & Cafe nuansanya sudah bertema serba GOLD. Mulai dari pintu masuk, panitia, bingkisan yang nantinya akan dibagikan kepada peserta yang hadir, panggungnya, photo bothnya dan tak ketinggalan pula peserta yang hadir-pun memakai GOLD. Kinclong banget deh sampai silau mata saya serba emas semua di sini. Wkwkwkw.

Saya juga sih memakai pakaian bertema GOLD karena memang dress codenya ya GOLD, ubek - ubek lemari pakaian ternyata saya gak punya pakaian GOLD. Alhasil yang ada campuran merahnya aja ya, kalau Hana - chan saya pakaikan baju yang berwarna kuning. Oia, saya masih susah membedakan antara warna emas, kuning dan coklat keemasan. hayoo jangan ketawa yaaa... huhuhu.


Acara yang berlangsung dari pukul sepuluh pagi itu sangat ramai bahkan sebelum acara di mulai-pun peserta yang sebagaian besar ibu - ibu blogger itu sangat antusias. Banyak dari mereka juga membawa anak serta bayinya, tak terkecuali saya yang membawa Hana - chan plus suami sebagai "baby sitter"nya Hana - chan. Kebayang riwehnya? HOOH!


Tapi seneng aja gitu, bisa sekalian ketemu dengan teman - teman blogger lagi. Di tambah saya juga mendapatkan ilmu dari acara kece ini. Double deh happy-nya. Padahal mah sebenernya saya ngefans sama Titi Kamal, kali aja titi ini bawa suaminya *ngarep*. Eh, saya lupa bilang ya acara ini bintang tamu-nya adalah Titi Kamal yang menjadi Brand Ambassadornya Sweety.

Nah, di acara talkshow ini dipandu oleh MC cantik mba Amy Zein yang dengan lihai membuat peserta memusatkan perhatian kepadanya. Kemudian ada sambutan dari mba Sandra selaku Chief Editor dari Mother & baby Indonesia dan juga ada perwakilan dari Sweety oleh mba Stella selaku brand executive



Stress pada Bayi dalam kandungan, mungkin gak ya?
Mungkin banget. Saya jadi ingat beberapa tahun silam ketika masih hamil Hana - chan. Kesehatan saya tidak seperti orang biasanya. Ya saya yang memiliki riwayat epilepsi partial kompleks dan karena hal ini diharuskan hati - hati banget. Terutama harus kontrol emosi. Tapi kenyataanya gak semudah apa yang dokter kandungan dan dokter neurologi saya ucapkan, Sungguh sangat sulit bagi saya untuk mengontrol emosi jadinya saya mood swing banget. Dan saya gampang stress, labil banget deh. Di samping saya sebenarnya tidak menginginkan kehamilan anak pertama saya, Hana - chan. Jadinya emosi saya super duper campur aduk.

Baca ini juga: Im pregnant?? (tulisan masih mengandung unsur alay detected)

Sampai kemarin, sebelum saya datang ke acara ini. Saya masih gak percaya bahwa bila saya stress anak bisa ikutan stress juga. Saya berpikir itu hanya akal - akalan orang Indonesia saja yang suka menyangkut pautkan hal yang sebenarnya kadang tidak berhubungan. Tapi kali ini saya salah. 


DR.dr.H. Taufik Jamaan, SpOG sebagai narasumber di acara ini menjelaskan bahwa Ibu hamil itu WAJIB BAHAGIA. karena apa? karena bila ibu bahagia maka kebahagiaan itu akan mengalir ke emosi janin dan itu akan membuatnya merasa nyaman, aman dan dicintai tapi bila sebaliknya ibu mengalami stress, emosi berlebihan maka janin turut merasakan dan merasa terancam di dalam kandungan jadinya si janin ini ikutan stress.

Jlebb... banget asli. ketika saya hamil Hana - chan, kebahagian yang sudah saya berikan sangat sedikit dibandingkan dengan emosi yang meletup - letup. Alhasil saya sering kali mengalami gangguan kontraksi palsu dan benar saya mengalami pecah ketuban terlebih dahulu dan HPL saya menjadi dua minggu lebih awal.

Guna mengenali apakah bayi di dalam kandungan ini mengalami stress atau tidak kita bisa melakukan deteksi pada bayi kita dengan cara melihatnya dari frekuensi denyut jantung, gerakan bayi, USG, CTG dan kurva pertumbuhan janin. Bila hasilnya terlihat ada kelainan maka ada kemungkinan bayi tersebut mengalami stress. Oia, sebaiknya untuk mendeteksi ini dilakukan ketika kehamilan berada di trimester 2 dan 3 ya karena lebih mudah terlihat.


Faktor yang mempengaruhi stress pada bayi dalam kandungan
Hal - hal apa saja sih sebenarnya yang membuat bayi kita stress? ternyata ya, lebih ke faktor Ibu. Iya Ibu, bila seorang ibu mengalami anemia, demam, ketuban kurang, stress sampai depresi, mengalami proses persalinan yang lama, oksigen berkurang, ibu yang sedang sakit, bahkan bayi yang terlilit tali pusat pun bisa stress. Jadi segala macam omongan yang selama ini saya dengar itu dan berpikir bahwa hal tersebut adalah hanya mitos belaka salah besar ya. Ibu lebih memiliki peran besar terjadinya bayi dalam kandungan menjadi stress. 


Manajemen Stress Bumil
Tau gak sih kalau ibu yang sedang hamil dan mengalami stress itu memiliki efek yang buruk bagi janin yang akan dilahirkannya kelak? 

Dampak buruk bila kita tidak bisa mengontrol stress adalah denyut jantung dan frekuensi gerak bayi bisa berkurang/bahkan lebih cepat dari biasanya, kelahiran bayi prematur atau karena kurangnya berat badan bayi karena sering terjadi kontraksi, kerusakaan organ bayi pada saat lahir atau cacat tulang belakang, resiko terkena autis lebih tinggi, janin mengeluarkan mecomium (kotoran janin) yang dapat mengotori air ketuban kemudian bisa menyumbat pernapasan serta menyebabkan infeksi dan juga janin dan yang hal yang paling tidak diinginkan terjadi adalah kematian pada janin yang baru dilahirkan. 

Ngeri ya? tapi kita kan hidup gak mungkin kalau tidak ada stress. Makanya untuk ibu hamil wajib ada manajemen stress. Apa sih manajemen stress itu? yahh lebih mengontrol atau lebih tepatnya mengelola emosi dan mood swing kita dengan baik. Karena bahaya banget bila kita gak bisa kontrol itu semua. Seperti saya, emosi saya aduhai cantiknya ketika hamil Hana - chan. yah hasilnya udah baca sendiri kan ya. syukur alhamdullilah banget Hana - chan tidak ada kelainan apapun setelah melahirnya. 

Salah satu cara manajemen stress adalah selalu berpikir POSITIF dan HAPPY.

Orang mau ngomong apa di bawa nyantai aja, mikirin calon bayi yang akan lahir pasti hilang deh keselnya. 

Selain manajemen stress kita juga harus menjaga kehamilan kita agar tetap sehat seperti memeriksakan kehamilan secara rutin minimal 4 kali ke dokter kandungan atau bidan bersama suami atau kerabat terdekat, selalu cek kurva pertumbuhan janin setiap kali berkunjung ke dokter kandungan atau bidan ya, dan jangan lupa minum vitamin serta makan makanan yang bergizi seimbang 


Tips mengatasi Stress pada Ibu Hamil
Berikut adalah beberapa tips mengatasi stress pada ibu hamil seperti yang telah dituturkan oleh Dr. Taufik:
  1. Selalu berpikir POSITIF dan bahagia selama kehamilan
  2. Memastikan bahwa ibu hamil memiliki asupan yang baik dan bergizi untuk janinnya
  3. Mengatur pola makan dan olahraga supaya seimbang
  4. Sering berkomunkasi dengan suami dan keluarga
  5. Membutuhkan dukungan dari suami dan lingkugan terdekat sehingga memicu hormon yang baik
  6. Relaksasi dan melakukan hal yang membuat ibu hamil senang. Shopping misalnya :))
  7. Istirahat yang cukup
  8. Hindari over stress 
  9. Tambahan dari saya: mendekatkan diri ke Tuhan, memohon yang terbaik dan segala persalinan di lancarkan.
Setelah ibu hamil sudah bisa mengelola tingkat stressnya, insha allah keadaan bayi dalam kandunganpun akan baik hingga waktu proses persalinan tiba.

Salah satu cara yang membuat kita sebagai ibu hamil Happy adalah mempersiapkan segala remeh - temeh urusan perlengkapan bayi baru lahir. Apa saja yang harus dipersiapkan ketika kita akan melahirkan?

Persiapan Kelahiran
Dalam rangka menyambut bayi unyu - unyu kita lahir ke dunia ada beberapa hal yang harus diperhatian sebelum dia lahir. Yang pertama pastinya mental, keingetan lagi pas melahirkan Hana - chan yang ketubannya keluar duluan dan betapa paniknya mama dan ayah ketika itu. 


Mental siapa? mental kita bahkan orang terdekat juga harus dipersiapkan mentalnya. Selanjutnya mendekati HPL lebih sering berkomunikasi dengan Dr. Obgyn baik bertemu secara langsung melalui pemeriksaan rutin maupun berkomunikasi melalui WA, BBM, Email, SMS, atau Telepon. Setelah itu kita harus merencanakan juga nih nanti kita mau melahirkan di tolong oleh siapa Dokter atau Bidan? jangan kaya saya mintanya sama dokter kandungan di temani oleh dokter neurulogi saya terus di luar rencana HPL-nya maju dua minggu eh berdekatan sama MISA jadilah melahirkan hanya dengan bidan yang berjaga saat itu juga. Selalu ada second opinion ya bumil. Biar gak panik aja gitu.


Dan yang terakhir mempersiapkan peralatan yang akan di bawa kerumah sakit baik untuk ibu maupun bayi. Tolong di garis bawahi sebaiknya mempersiapkan "alat tempur" yang akan dibawa kerumah sakit jangan mepet HPL ya, saya contohnya. Awal bulan mau melanjutkan hunting baju buat Hana - chan dan belum ada prepare barang yang akan di bawa apa saja eh udah keduluan melahirkan. Ya, udah kebayang kan hetic-nya orang rumah kaya gimana. Untung waktu itu masih tinggal bareng ortu kalau engga duuhh.. gak kepikiran saya bakalan bagaimana.


Memilih Popok untuk bayi baru lahir
Udah baca list peralatan yang harus dibawa ke rumah sakit kan ya? salah satu listnya ada popok nih. Saya sih pengguna popok kain dan pospak dalam satu waktu. Gak melulu harus popok kain kok. Kalau clodi saya males, kemarin pas Hana - chan lahir banyak yang kasih tapi gak di pakai sampai sekarang. Saya memang lebih prefer ke popok kain yang gampang di cuci dan pospak sebagai alternatif pilihan lainnya untuk berpergian ataupun ketika malam menjelang.


Kemarin, Titi Kamal membawa serta anaknya yang bernama Juna berbagi pengalaman, Titi menuturkan faktor pemicu stress pada ibu setelah melahirkan adalah masih seringnya frekuensi BAK dan BAB pada bayi dan tantangan paling terbesar adalah ketika malam hari, hal itulah yang dapat memicu baby blues pada ibu pasca melahirkan. Nah, guna meminimalisir baby blues Titi berbagi tips kepada peserta yang hadir dan salah satunya dengan menggunakan pospak. Pilihan Titi sudah jatuh cinta dengan produk pospak dari Sweety Gold terbaru. 



Mba Stella dari Sweety menjelaskan keunggulan produk varian dari Sweety yaitu Sweety Gold sampai mendemokan kelebihan pospak ini loh dan peserta yang hadir juga di berikan masing - masing sample pospak Sweety Pants Gold ukuran XL. Biar ikutan merasakan kelembutan popok keluaran terbaru dari Sweety. 


Sample pospak Sweety yang ada di saya malah di pakai main sama Hana sempet dijadiin topi - topian lagi sama anaknya. Hana .. hana..

Jadi intinya pospak ini lebih lembut, memiliki daya serap super, ada perkat gulungnya memudahkan untuk dibuang dan tidak berceceran, memiliki diamond layer, super kering juga dan ada indikator diluar apabila pospak sudah penuh. Nilai plusnya ini adalah produk buatan Indonesia. 

Memudahkan ibu untuk memiliki waktu istirahat sejenak di malam hari kan. Tidak harus sebentar - sebentar bangun ganti popok terus kebangun lagi sampai pagi. Ini mah saya banget ya. Sebelum mengenal pospak saya selalu memakaikan Hana - chan popok kain yang setiap sejam atau dua jam sekali kebangun untuk minta di ganti. Stress? banget.  Oia, tapi jangan lupa ya lihat - lihat indikatornya jangan keenakan menggunakan pospak lantas bobok cantik dari malam sampai pagi :)))

Selain membahas tentang Stress bayi dan juga pengenalan produk Sweety Gold terbaru. Di akhir acara kita di perkenalkan oleh Mba Wulan dari Mom n Jo. Beliau mempraktekkan pijit Ibu Hamil. Harusnya suami - suami dateng nih ya biar bisa di praktekin langsung. Sayangnya walaupun suami saya hadir di acara ini tapi kan saya belum hamil lagi:p.


Mba Wulan mempraktekkan step by step pijit apa saja yang boleh dilakukan ketika hamil baik dilakukan sendiri maupun dengan bantuan orang terdekat. Bahkan pijit ILOVEYOU yang biasanya di lakukan untuk bayi baru lahir boleh juga tuh dipraktekan ke ibu hamil. 

Akhir kata, saya senang sekali menghadiri acara ini dari awal hingga akhir. Ilmu dapet, ketemu sesama blogger juga dapet. Maklum sekarang saya lagi fokus memberikan homeschooling pada Hana - chan. Jadi sebagian besar waktu saya buat Hana - chan ^^.

Terimakasih Sweety Gold dan Mother & Baby Indonesia!





Yang lagi Hamil, Happy Pregnancy dan selalu HAPPY YAAAA~

10 comments on "Stress pada Bayi dalam Kandungan, mungkin gak ya?"
  1. biar janin happy ibu juga harus happy & gak stree selama kehamilan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya semuanya harus Happy supaya sehat! ^^

      Delete
  2. seru banget acaranya yah, ilmu dapet, hadiah dapet...

    ReplyDelete
  3. Penting sekali kala hamil tidak stres ya, Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya pak, ibu hamil harus selalu happy dan berpikiran positif

      Delete
  4. makanya penting banget untuk bikin senang ibu hamil :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mbaaa... jangan bikin stress bumil >.<

      Delete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^