Menghayati Sejarah di Hotel Berumur 1 Abad, Hotel Majapahit Surabaya

|
Monday, August 1, 2016
| 3 Comments

Surabaya, Surabaya, oh Surabaya
Kota kenangan, kota kenangan
Takkan terlupa – Surabaya: Titik Hamzah

Sepenggal lagu diatas menceritakan tentang kota Surabaya, sebuah kota dimana banyak menyimpan kenangan. Di mulai dari Perjuangan para pahlawan, bangunan sejarahnya dan masih banyak lagi. Walaupun saya belum pernah berkunjung ke kota ini rasanya saya begitu familiar.

Setiap orang yang akan berkunjung ke Surabaya, pasti tertarik dengan sejarah kota yang dijuluki kota pahlawan ini. Saya sendiri sering membayangkan bagaimana ya rasanya hidup di jaman penjajahan? Makanya, kalau ada kesempatan menghabiskan waktu liburan ke Surabaya saya selalu ingin berkunjung ke museum-museum yang ada di sana. Ada kepuasan tersendiri ketika bisa menghayati jejak-jejak perjuangan mereka.


Setidaknya beberapa daftar museum berikut masuk dalam daftar jalan – jalan museum saya dan recommended juga untuk kamu kunjungi ketika menikmati liburan di kota pahlawan. Selain berwisata juga dapat menambah wawasan kan. Berikut daftar nama museum versi jalan – jalan saya:

1. Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November

sumber: wikipedia Indonesia

Tugu pahlawan merupakan salah satu ikon kota Surabaya, jika kamu berkunjung ke Surabaya tapi tidak sempat mampir ke tempat ini akan terasa kurang lengkap ibarat makan lalapan tanpa sambal. Tugu pahlawan ini berada di Jalan Pahlawan. Tak jauh dari Tugu Pahlawan terdapat juga museum 10 November. Museum ini merupakan simbol sebuah kebanggaan atas kemenangan dan perjuangan arek-arek suroboyo dalam mengusir penjajah pada tanggal 10 November 1945.

Menyaksikan jejak-jejak sejarah di museum ini membuat saya selalu rindu akan kota ini. Ketika dulu hanya bisa mempelajari dari buku sejarah di tingkat Sekolah Dasar (SD). Kini, bila saya berkesempatan menginjakkan kaki ke Surabaya mungkin saya akan merasakan bagaimana perjuangan pahlawan-pahlawan bangsa yang berjuangan sedemikan gigihnya membela tanah air tercinta. 

Oia, museum ini baru dibuka untuk umum pada tahun 2000 yang lalu. Untuk tiket masuknya tidak lebih dari Rp10.000 dan jam operasionalnya setiap hari senin – jumat: 08.00 – 14.30, Sabtu – minggu: 08.00 – 13.00. Setiap hari senin dan hari libur nasional museum ini tutup.

2. Museum Surabaya
sumber: okezone.com

Museum ini merupakan museum yang baru dibuka dan diresmikan oleh Ibu Walikota Surabaya, Ibu Risma pada tahun 2015 lalu. Museum Surabaya terletak di Ex – Gedung Siola di sudut jalan tunjungan dan jalan genteng kali. Untuk bias masuk kesini tidak dikenakan biaya sedikitpun alias gratis. Di sini kamu bisa melihat barang-barang seni bernilai tinggi seperti lukisan, meja, sampai pencabut gigi. Namun sangat disayangkan koleksi barang bersejarahnya masih sedikit. Tapi lumayan bisa menambah wawasan kita kok!


3. Museum WR Soepratman
sumber: majalahscg.com

Bapak pencipta lagu Indonesia Raya ini memiliki jasa bagi bangsa Indonesia. Beliau juga meninggal di Kota Pahlawan Surabaya pada tanggal 17 Agustus 1938. Oleh sebab itu di Surabaya terdapat museum khusus untuk beliau. Di dalamnya terdapat barang-barang peninggalan beliau seperti biola dan beberapa catatan dari lagu Indonesia Raya. Museum ini terletak di Jalan Mangga di daerah Tambaksari, Surabaya.

Nah, Itulah 3 (tiga) museum di Surabaya yang menurut saya recomended untuk menjadi daftar tempat wisata kamu ketika berlibur di Surabaya. Tapi sebenarnya sih masih banyak lagi museum atau monumen lainnya yang layak untuk di kunjungi, mungkin kalian bisa googling sendiri :p. 

Setelah jalan – jalan di museum, ada lagi nih tempat yang wajib masuk dalam daftar wisata kamu selama di Surabaya. Yaitu Hotel, eits.. ini bukan sembarang hotel loh, tapi hotel yang saya rekomendasikan adalah sebuah hotel yang memiliki nilai sejarah yang sangat kuat. Bahkan sebelum saya lahir!

sumber: vospop
Hotel Majapahit namanya. Hotel ini sudah berumur 1 Abad lebih. Wow! Hotel Majapahit pertama kali dibangun pada tahun 1910, dan saat itu masih bernama Oranje Hotel. Kemudian pada tahun 1945 hotel ini berubah nama menjadi Hotel Merdeka. Karena hotel ini menjadi saksi bisu dalam perjuangan arek-arek suroboyo merobek bendera Belanda menjadi bendera Indonesia. Barulah pada tahun 1969 hotel ini berubah nama menjadi Hotel Majapahit sampai sekrarang.

Jarak Hotel Majapahit dari Bandara Juanda lumayan dekat, sekitar 30 menit dengan berkendara. Lokasinya berada di Jalan Tunjangan. 

Di hotel ini terdapat salah satu kamar tepatnya kamar nomor 33 yang dulu dijadikan markas dari sekutu. Tiang bendera yang menjadi saksi arek-arek suroboyo merobek bendera Belanda juga masih ada.

Hotel ini terlihat masih menyimpan nilai sejarah yang kuat. Hal ini terlihat dari bentuk bangunannya yang bergaya ala kolonial Belanda gitu. Barang-barang yang ada di lobby hotelnya juga barang-barang antik seperti meja dan kursi yang terbuat dari kayu. Juga ada beberapa prasasti di dinding yang menceritakan moment-moment bersejarah.

sumber: traveloka
Salah satu yang unik dari hotel ini adalah mayoritas meubel dan dan beberapa propertinya terbuat dari kayu, termasuk tangga. Saat kamu menaiki tangga dan biasanya di tangga itu hiasanya pot, di hotel ini terdapat bangku dan meja yang unik dilengkapi dengan cermin, jadi ketika naik tangga bisa sekalian ngaca.

Kamarnya juga didominasi dengan design ala kolonial Belanda. Tapi sayang ruangan kamarnya tidak terlalu besar. Di hotel ini bayak spot menarik untuk foto-foto salah satunya di lorong-lorong menuju kamar ini, ditambah dengan lantai seperti marmer dan bermotif.

sumber: youtube
Selain itu air mancur yang terdapat di pekarang ini juga cukup indah untuk diabadikan dengan foto. Meskipun hotel ini sudah berumur satu abad tapi bangunannya masih cukup terawat dengan baik. Sehingga kesan mewah dan menyejarah hotel ini masih terjaga. Jika kamu tertarik dengan hotel ini, kamu bisa klik disini

Surabaya memang menjadi kota yang penuh sejarah, bukan hanya tempat wisata dan museumnya, bahkan sampai hotelnya-pun punya nilai sejarah bercita rasa tinggi. 

So, gimana nih Menghayati Sejarah di Hotel Berumur 1 Abad-nya? Udah ada referensi buat jalan – jalan kamu selama di Surabaya kan. Semoga saya beserta keluarga ada yang ngajakin berwisata kesana ya. Biar daftar keinginan di atas gak hanya jadi tulisan cantik di blog saya. Wkwkwkw.

Semoga bermanfaat ^^





3 comments on "Menghayati Sejarah di Hotel Berumur 1 Abad, Hotel Majapahit Surabaya"
  1. Hotelnya da tua banget ya... tp masih bagus dan terawat sepertinya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. klo di liat dari gambarnya update terbarunya sih iya, masih terawat. Secara aku juga belom pernah kesana, makanya kali aja ada kesempatan kesana aku pasti mau nyobain nginep :p

      Delete
  2. Jadi inget pas lagi mudik,pernah nginep disitu :>

    ReplyDelete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^