Indosat Ooredoo Re-Branding yang terlambat?

|
Tuesday, November 24, 2015
| 2 Comments
Brand Indosat pasti sudah tidak asing lagi di telinga kalian kan ya?
Yang merupakan salah satu perusahaan terkemuka penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi selular di Indonesia. Tapi apa kalian tau kalau saham Indosat 65% kepemilikannya adalah milik asing. Yup, saham Indosat telah di miliki oleh salah satu perusahaan telekomunikasi di Qatar, Timur Tengah sejak era Pemerintahan Presiden Megawati. Dahulu nama perusahaannya adalah Qatar Telecom(QTel) dan kini mereka juga melakukan re-branding dan berubah nama menjadi Ooredoo.

Sekilas tentang Ooredoo
Ooredoo adalah perusahaan telekomunikasi internasional terkemuka yang menyediakan layanan selular, fixed line, internet broadband, dan layanan bagi pelanggan koorporasi, sesuai dengan kebutuhan pelanggan ritel dan bisnis di Timur tengah, Afrika Utara, dan Asia Tenggara. Mungkin kalau di Indonesia setara dengan perusahaan Telekomunikasi Indonesia (PT. Telkom).

Kamis, 19 November 2015 kemarin. Saya sempat menghadiri acara Anniversary Indosat yang ke 48 tahun sekaligus meresmikan Re-branding dari nama Indosat menjadi Indosat Ooredoo yang bertajuk #IndonesiaDigitalNation yang bertempat di Jl. Medan Merdeka Barat no.21, Jakarta. Acara yang berlangsung sejak pukul satu siang ini diawali dengan makan siang terlebih dahulu. Orang - orang yang hadir di sana banyak banget dari berbagai awak media dan juga blogger sampai - sampai saya di buat ngantri untuk mendapatkan sebuah pengalaman makan ala food truck *norak*. 

Acara di buka dengan memutar sebuah video #IndonesiaDigitalNation, seperti di bawah ini:


Setelah itu Bapak Alexander Rusli selaku Presdir dan juga CEO Indosat Ooredoo menjelaskan tentang transformasi Indosat menjadi Indosat Ooredoo. Ooredoo (baca: Uridu) berasal dari bahasa arab yang berarti "aku ingin" atau "saya mau". Indosat ingin sekali lebih di sayang oleh pelanggang-nya ujar Bapak Alexander Rusli. Meskipun tak dipungkiri lagi ketika awal saya mengikuti acara ini saya kagok membaca Ooredoo (Uridu) dengan ooredho which is means redho = ikhlas. Wkwkwk.

Menurut beliau dengan nama serta logo yang baru diharapkan dapat memberikan angin segar dan juga menjadi sebuah identitas baru yang menjadikan Indosat Ooredoo sebagai pusat perhatian di dunia digital. Dibutuhkan waktu 2 tahun untuk melakukan re-branding  tersebut karena nama Indosat begitu melekat di mata masyarakat Indonesia.

Kenapa 2 tahun?
Sejak 65% kepemilikan saham Indosat di miliki oleh Ooredoo (dahulu Qtel), Ooredoo ingin perusahaan yang berada di bawah kendalinya itu mengganti nama dengan "Ooredoo". Namun, Indosat masih ragu untuk mengganti nama Indosat menjadi nama yang lain karena menganggap brand Indosat memiliki "hubungan" dengan pelanggan. Akhirnya tahun 2015 ini Indosat resmi mengganti nama menjadi Indosat Ooredoo.

Tidak hanya sekedar identitas baru. Namun, kedepannya Indosat Ooredoo berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi guna mewujudkan visinya yang ingin menjadi perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia. Dan caranya adalah dengan membangun budaya dan etos kerja yang lebih gesit dan terus bergerak cepat sesuai dengan dinamisnya industri digital, menjalin kerjasama dengan beberapa praktisi ahli di industri digital, menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan media sosial dan lainnya.

"Kami ingin dunia digital lebih dari sekedar konektivitas. Dunia digital harus bersahabat, simple dan mudah di akses sehingga semua pihak dapat melakukan banyak hal melalui dunia digital. Dengan digital dan teknologi, kami akan membantu kehidupan masyarakat Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup mereka" Ujar Alexander Rusli

Turut hadir juga  Bapak Joy Wahyudi dan Prashant Gokarn selaku Petinggi Indosat Ooredoo saat launching meresmikan Indosat menjadi Indosat Ooredoo bersama Bapak Alexander Rusli.


Sebenarnya sih ulang tahun Indosat itu jatuh pada keesokan hari-nya yaitu hari jumat dan saya juga bertanya - tanya kenapa acara ultah kok jadi di majuin. Ternyata dengan melakukan re-branding ini di harapkan ketika keesokkan harinya (20/11/15) semua pelayanannya pun turut berubah sesuai dengan brand yang baru.
Apa yang baru di Indosat Ooredoo?
Ngomongin masalah re-branding kan pasti engga luput dari segi urusan pelayanan dan tetek bengek-nya. Nah, Indosat Ooredoo ini sudah merencanakan dan telah menetapkan road map untuk 3 tahun kedepan guna menghadirkan dunia digital yang lebih mudah di akses, stabil dan terjangkau untuk Indonesia.

Seperti:
  • Stater Packs baru: Free 10.000 menit telepon untuk semua, 10GB data dan konten gratis untuk pelanggan 4G.
  • Mengaktifkan layanan 4G LTE dengan kecepatan mencapai 112 Mbps. Layanan 4G LTE yang memiliki tarif sama dengan layanan 3G.
  • 4G plus utuk semua tanpa tambahan biaya dengan kemudahan untuk mengakses super cepat di 22 kota di seluruh Indonesia.
  • 3G yang dua kali lebih cepat
  • Menggandakan Jumlah gerai yang ada di seluruh Indonesia guna lebih dekat lagi kepada pelanggan
  • Meningkatkan Pelayanan Pelanggan agar pedekatannya kepada pelanggan bisa lebih ramah seperti dilakukan via telepon, di gerai maupun online.
Kenapa Memilih Warna Kombinasi Kuning dan Merah dalam Logo baru Indosat Ooredoo?
Karena untuk warna merah mewakili bapak perusahaannya yang tak lain dan tak bukan adalah Ooredoo sendiri sedangkan warna Kuning mewakili warna dari Indosat sebelum bertransformasi. Dengan adanya pemilihan dua warna ini diharapkan Indosat Ooredoo kedepannya agar tampak lebih muda di era digitalilasi.

***
Jadi, kenapa Indosat sepertinya terlambat dalam hal Re-branding-nya? yah itu semua karena dibutuhkan persiapan yang matang guna bertransformasi menjadi Indosat Ooredoo yang lebih baik dan dicintai oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya penentuan logo dan warna saja akan tetapi persiapan jaringan, pelayanan, serta perubahan terhadap produk dan juga gerai yang membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Saya berharap kedepannya Indosat Ooredoo dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan lebih mengerti kondisi masyarakat Indonesia. Juga berharap agar seluruh lapisan masyakarat dapat menikmati layanan yang diberikan oleh Indosat Ooredoo ini.




Info lebih lanjut mengenai Indosat Ooredoo sila berkunjung:



2 comments on "Indosat Ooredoo Re-Branding yang terlambat?"
  1. semoga aja sinyalnya tambah baik gak tambah timbul tenggelam :D :)) btw kalau gak ditulis "baca URIDU" mungkin aku juga bacanya tetep OREDO, tfs ya jadi tau sekarang hahaha

    ReplyDelete
  2. Semoga Indosat Ooredoo semakin sukses dengan nama barunya ya Mba... :)

    ReplyDelete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^