Top Social

Reportase: kampanye edukasi "Ayo Ganti Pakai Formula! "

|
Monday, April 20, 2015
| 6 Comments

"Bangun Tidur kuterus Mandi...
Tidak lupa menggosok gigi...
abis mandi kutolong ibu membersihkan tempat tidurku..."


Masih inget kan lagu anak - anak yang satu ini? sepertinya gak ada yang salah sih ya dengan lirik lagu di atas. ets.. tapi tunggu dulu nih. bila kalian perhatikan abis bangun tidur kok langsung mandi ya? kapan waktu makannya?

Yup, seharusnya abis bangun tidur diberikan jeda sekitar setengah hingga satu jam kemudian makan terus di akhiri dengan mandi dan tidak lupa sikat gigi pastinya. 

Loh? kok mandi menjadi urutan terakhir?

Kenapa harus sarapan dulu kemudian sikat gigi? 

Sebenarnya kesalahan kita sebagai orangtua kadang suka miss terhadap informasi yang sepele ini tapi dampaknya bisa gak sepele untuk tahun - tahun kedepan. Apalagi menyangkut kesehatan gigi dan mulut.

Penasaran nih kenapa abis bangun tidur harus makan terlebih dahulu?

Yuk simak reportase saya dalam acara selasa kemarin.



Selasa pagi tepatnya tanggal 14 April 2015 kemarin bertempat di DoubleTree by Hilton Hotel - Cikini. Perusahaan OrangTua Group dengan salah satu Merk Formula-nya ini sudah berdiri sejak tahun 1984 sebagai merk produk perawatan mulut dan gigi asli Indonesia mengadakan Event Kampanye " Ayo Ganti Pakai Formula " bareng media dan komunitas blogger.

Acara yang seharusnya akan di mulai pada pukul 10 pagi ini terpaksa molor hingga jam 11 kurang. Acara dibuka oleh MC keren yang warna bajunya serupa dengan saya *pede* yang memperkenalkan Produk Perawatan Gigi dan Mulut Formula dilanjutkan dengan acara sesi TalkShow bersama Prof. Dr. drg. Melanie S. Djamil, Mbiomed FICD Lab BioCORE dari fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti atau biasa disapa dengan Prof. Mel, Bunda Maia Estianty - Ambassador Produk Formula dan Yuna Eka Kristina selaku Head Of Corporate and marketing Communication OT Group.


Menurut Data Riskesdas pada tahun 2013 ternyata 72% masalah pada gigi itu adalah gigi yang berlubang. Padahal ya, kesadaran masyarakat Indonesia tentang kesehatan gigi itu sudah meningkat loh.

kok bisa sih?

Ternyata faktanya masih banyak masyarakat Indonesia yang kurang pengetahuannya dalam hal merawat kesehatan gigi dan mulut. termasuk di antaranya memilih pasta dan sikat gigi yang benar, periode pemakaiannya serta komposisi pasta gigi yang sebaiknya digunakan. Jujur ya, saya juga masih belom paham kok gimana cara memilih pasta dan sikat gigi yang tepat buat saya dan saya juga gak tau berapa lama sebaiknya periode pemakaian sikat gigi itu. Apalagi buat sekedar mengetahui komposisi pasta gigi yang tepat buat saya. ihh.. beneran deh buta banget. mungkin saya masuk ke masyarakat yang 72% itu ya. hehehe.

" Fakta lain yang juga harus dicermati adalah masih kurangnya pengetahuan masyarat mengenai periode atau masa pemakaian sikat gigi " Jelas Prof. Mel

Di sini, baiknya Formula. memberikan edukasi kepada kita yang hadir. terutama saya sih. bagaimana kita harus menjaga gigi dan mulut agar lebih sehat kedepannya. Sepertinya pengetahuan saya bertambah dengan penjelasan ringan namun berbobot dari Pakarnya.

Fakta yang ditemukan di Indonesia adalah kebanyakan masyarakat itu lebih memilih pasta dan sikat gigi berdasarkan pada kebiasaan yang dulu digunakan oleh keluarganya, tanpa mengerti sebenarnya pasta dan sikat gigi tersebut cocok atau tidak buat kita.

Hayuu ngacung siapa yang pakai Sikat dan Pasta gigi asal ngikutin Ortu atau Suami kita biar irit?

Hehe.. gak usah malu. saya gitu kok >.<

Kalau saya bukan karena ngikutin ortu atau suami sih. cenderung ngeliat dari harganya aja. maklum kudu ngirit, jadi terkadang gak peduli itu cocok atau gak buat gigi saya asal murah ya beli aja. hohoho.

Ternyata pilihan saya itu...

SALAH

Kenapa?

Yang paling utama adalah kudu memperhatikan kesehatan gigi dan mulut kita. Malu dong kalau misal ketemu sama orang napasnya bau wc yang gak disikat selama sebulan? atau ketemuan sama orang tapi gigi kita pas nyengir bolong - bolong. gak mau dong ya?

Di situlah fungsi kita harus selektif dalam hal memilih sikat dan pasta gigi. Karena ada sebuah penelitian dari The Universitas of Manchester yang menemukan lebih dari 200 juta bakteri pada bulu sikat gigi, termasuk bakteri E.Coli dan Staphylococci. ihh... serem ya.

Jadi, dalam hal pemilihan sikat gigi kita harus memperhatikan sikat gigi yang nyaman saat kita gunakan dan sesuai dengan kontur gigi dan mulut. sebaiknya sih memilih sikat gigi yang tidak melukai gusi dan mulut. kalau kata Prof. Mel, sikat gigi yang baik adalah yang ujung kepalanya mengecil sehingga bisa menjangkau bagian mulut belakang; berbulu lembut agar tidak melukai gusi; serta memiliki gagang yang tidak terlalu berlekuk dengan ukuran yang sesuai bentu genggaman tangan. Sikat gigi yang kurang tepat justru dikhawatirkan dapat merusak gigi.

Selain pemilihan sikat gigi, perawatan untuk sikat gigi tak kalah pentingnya loh, teman. Menurut data Nielsen tahun 2014 masih banyak masyarakat Indonesia yang hanya mengganti Sikat Giginya hanya 1x dalam 10 bulan bahkan ada yang sampai setahun gak ganti - ganti. Kebanyang gak sih tuh kuman yang nempel di Sikat Gigi udah ber- anak - cucu - cicit? terus kita dengan sengaja gitu mengundang si kuman tersebut buat masuk ke mulut kita? Yaiks..

JOROKKKK

Tau juga gak sih kalau Bakteri itu sangat mudah dan cepat berkembang biak terutama pada sikat gigi karena kondisinya lembab, terutama yang tidak terawat dan terlalu lama digunakan. bakteri juga mudah berpindah dari sikat gigi ke tubuh manusia melalui rongga mulut dan kemudian menyebabkan timbulnya penyakit?


Makanya nih Prof. Mel dalam kampanye edukasi ini dengan baik hati menganjurkan agar sikat gigi itu sebaiknya digunakan kurang dari 3 bulan. jadi kudu diganti ya setelah 3 bulan. NO COMPROMISE !

"Di luar jumlah bakteri yang terus bertambah di dalamnya, bila sikat gigi digunakan lebih dari 3 bulan fungsinya dalam membersihkan gigi tidak akan maksimal dan bahkan bulunya yang megar dapat melukai gusi" Jelas Yuna

Selain sikat gigi, pemilihan pasta gigi juga tak kalah pentingnya, teman. Masalahnya, makanan yang kita makan itu suka memberikan sisa makanan di dalam mulut. Nah, sisa makanan tersebut lama kelamaan akan berubah menjadi asam. karena gigi kita itu sangat rentan terhadap asam jadi kalau sisa tersebut dibiarkan begitu saja maka kalsium gigi akan mudah mengeropos dan gigi jadi cepat rusak. malu ah belum jadi nenek - nenek tapi gigi-nya banyak yang tanggal. heu.

Oleh karenanya penting banget buat kita - kita agar menggunakan pasta gigi yang dapat melindungi dari serangan asam. Bila pengetahuan masyarakat sudah ter-upgrade bagaimana memilih sikat dan pasta gigi yang tepat, Prof. Mel percaya bahwa angka masalah kesehatan gigi dan mulut dapat menurun.

Maka..

Pilihan yang tepat adalah...

YUK GANTI PAKAI FORMULA!


kenapa Formula?

Sudah gak usah diragukan lagi deh, sebagai merk Produk perawatan mulut dan gigi asli Indonesia, Formula telah dipercaya dan banyak di pakai oleh konsumen Indonesia. Hal ini tentunya tak lepas dari komitmen Formula akan produk yang berstandar tinggi serta sesuai dengan kondisi gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Komitmen ini terbukti dengan hadirnya rangkaian Sikat dan pasta Gigi Formula yang memiliki keunggulan. Sikat Gigi Formula tersedia dalam berbagai pilihan dan dibuat dengan teknologi tinggi yang menghasilkan sikat dengan ujung bulu lembut (Well Rounded), ujung kepala sikat yang mengecil serta gagang sikat yang nyaman dan mantap banget buat teman genggam.

Gak percaya?

ini buktinya:
Sikat gigi Formula - bulunya Well Rounded

Sikat gigi Bukan dari Formula - bulunya berantakan


Sedangkan guna menjawab kebutuhan masyarakat akan Pasta Gigi yang dapat melindungi gigi dari asam penyebab gigi keropos, Formula memiliki Pasta Gigi Formula Strong Protector yang mengandung System Protective Layer (SPL) dan Duo Flouride (Perlindungan dua kali lebih kuat).
Buat apa sih SPL ini?
SPL ini berfungsi sebagai lapisan dan melindungi email gigi agar lebih tangguh dari serangan asam yang disebabkan oleh bakteri. 

Masih gak percaya juga?

Yuk, kita buktikan dengan Formula Eggsperimen yang diadakan saat kampanye edukasi ini.

Eggsperimen ini melibatkan Maia Estiany, Prof. Mel dan Yuna.

Sebelumnya disediakan dua cangkang telur yang telah direndam dalam pasta gigi selama empat hari. Salah satu cangkak direndam dalam Pasta Gigi Formula Strong Protector dan yang lainnya direndam dengan Pasta Gigi lain. setelah itu, cangkak telur dibersihkan dari Pasta Gigi menggunakan air dan dikeringkan. kemudian Dua cangkang telur yang sudah bersih dimasukkan ke dalam cairan cuka.

then here is it...


Udah liat kan hasilnya?

Dari uji coba yang dilakukan Formula Eggsperimen dapat terlihat bahwa dalam selang waktu 10 menit, kulit telur yang dilapisi oleh Pasta Gigi lain (bukan Formula) lebih cepat terkelupas bagian luarnya, hal ini menandakan terlepasnya kalsium kulit telur. Sedangkan, kulit telur yang dilapisi Pasta Gigi Formula Strong Protector tetap utuh. itu karena di dalam Formula terdapat kandugan SPL yang berfungsi sebagai pelindung bagi kalsium gigi kita.

Setelah penjelasan panjang lebar dalam sesi Talkshow ini, MC membuka untuk acara sesi tanya jawab. Ternyata Media dan Blogger yang hadir sangat antusias dengan kampanye edukasi tersebut. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang terlontar oleh kalangan Blogger dan Media.

" Bayi baru lahir harus sudah dibersihkan rongga mulutnya, dengan cara memasukkan jari telunjuk kita menggunakan air dan kain kasa kemudian gosok di area kunyah. karena ASI bisa menyebabkan asam " jawab Prof. Mel di sela - sela sesi tanya jawab dengan Blogger dan Media



FYI. Produk Formula ada apa aja sih?
Sebagai merk yang peduli akan kesehatan gigi dan mulut masyarakat. Produk Formula hadir dalam 4 varian. Produk tersebut untuk memenuhi 4 kebutuhan gigi dan mulut yang berbeda - beda, yaitu Formula Protector, Formula Sparkling White, Formula Confident serta Formula Sesitive Active Care, dimana setiap rangkaian produknya dilengkapi dengan pasta, sikat gigi dan mouthwash.

Di Akhir acara, ada yang menarik nih. yaitu yang paling ditunggu - tunggu. pembagian Doorprize!
ada yang kebagian jatah voucher setengah juta loh. ihh.. iri saya. soalnya saya kurang beruntung nih. sekalianya bisa nyerempet hadiah malah salah sebut satu produk alhasil gak jadi kebagian voucher deh. emang bukan milik.

Overall, keseluruhan acara kampanye edukasi ini sangat membuka mata saya tentang perawatan gigi dan mulut yang memang harus kita utamakan dan noted banget, saya juga jadi tahu kalau abis bangun tidur kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah makan dan kemudian mandi serta sikat gigi minimal 10 menit.

Kenapa?

Kalau kita melakukan kegiatan mandi terlebih dahulu kemudian sarapan, maka sisa makanan yang ada akan menempel lama di gigi kita. Itulah yang menyebabkan asam dan terjadi pengeroposan email gigi.

So, Ubah yuk kebiasaan pagi kita dengan mendahulukan sarapan kemudian mandi tak lupa sikat gigit dan nampaknya lirik lagu anak - anak harus melakukan revisi ulang nih. hehe.

Thanks Berat buat Tim Formula yang sudah mengundang Komunitas Emak - Emak Blogger!
By the way, lain kali kalau bisa kita mau dong foto sama Artis-nya. Soalnya kalah nih kita sama wartawan. di ndesel- desel, ujungnya jadi terbelakang dan gak kebagian deh foto bareng Artis-nya *curcol*.









Resource image:
www.FormulaOralCare.com
https://twitter.com/FormulaOralCare

6 comments on "Reportase: kampanye edukasi "Ayo Ganti Pakai Formula! ""
  1. berarti pemilihan pasta gigi dan sikatnya juga penting, ya :)

    ReplyDelete
  2. Oooh.. jadi sarapan dulu baru gosok gigi yaak.... sarapan pake bau mulut dong yak hehe... udah kebiasaan nih, gosok gigi dulu baru makan xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya kata dokternya begitu mak. makan dulu baru sikat gigit. wehehehe

      Delete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^