Top Social

MENYUSUI LEBIH DARI DUA TAHUN? Gimana Yaa??

|
Thursday, February 12, 2015
| Leave a comment
Siang BlogWalking,

Bulan maret nanti tepatnya tanggal 30, Hana sudah berusia 2 tahun loh. masih bingung dan galau antara mau disapih dengan cara 'dipaksa' atau disapih dengan cinta. 

jadi inget kutipan dokumen AIMI tentang menyusui
"menyusui adalah salah satu periode terbaik dalam hidup seorang ibu"
iya kalau dipikir - pikir perjuangan banget buat nyusuin Hana selama ini. mulai dari fisik dan mental yang kadang sering naik turun kaya jet coaster. Halangan dan rintangan yang dateng bertubi - tubi tanpa permisi. Sampai sempet tergoda untuk memberikan susu-nya si sapi padahal belom genap setahun karena Hana GTM (Gerakan Tutup Mulut). Sedih, senang, marah semua luapan emosi jadi satu. ehh.. taunya sekarang udah mau di sapih aja. sedih juga sih. kaya putus soulmate gitu deh. antara rela dan gak rela buat menyapih Hana. karena selama ini walaupun temen - temennya sering flu batuk ON OFF tapi Hana mah tenang - tenang aja gak ketularan itu virus. Hana baru kena flu kalau saya atau bapake yang bawa virusnya. ujung - ujungnya kalau satu flu semua kena flu sekeluarga. haaa~~...

Nah, balik lagi masalah nyapih menyapih kalau Hana disapih dengan paksa ya seperti orangtua dulu lakukan, nenen-nya si mommy di olesin macem - macem supaya anaknya gak mau nenen lagi. misalnya diolesin jamu biar pait terus anaknya jadi ogah nenen. tapi hal - hal seperti itu yang justru yang saya takutkan. kenapa? takut Hana jadi trauma dan gak punya memori kalau dulunya pas nenen itu nikmat. hehehe..

cara kedua dan sebagian orangtua masa kini melakukannya adalah menyapih dengan cinta atau bahasa kerennya Weaning With Love di singkat WWL. yaitu dengan cara dikurangkan jatah ASI hariannya, mengalihkan perhatiannya bila mau nenen, dan terakhir selalu komunikasi yang baik dengan cara memberikan pengertian serta kalimat positif supaya si anak mau berhenti nenen-nya. owya, gak boleh juga abis nyapih tapi di lanjut ke botol, ngempeng atau bantal kalau kata AIMI mah jadi double nyapih.


 saya mungkin bakalan menggunakan cara yang kedua yaitu menyapih dengan cinta. 

TAPI KALAU HANA MASIH NENEN SAMPAI USIA LEBIH DARI DUA TAHUN GIMANA ATUHHH????

galau to the max....

Diantara semua kegalauan saya selama ini yang paling membuat galau ya ini nih kasus menyapih Hana. maklum emak baru masih dodol soal anak.soalnya kata orang kalau nyusuin lebih dari dua tahun si anak bakalan jadi manja dan gak mandiri pas udah gede nanti. saya gak mau kalau Hana jatohnya jadi anak manja dan gak bisa mandiri cuma karena disapih lewat dua tahun. makin galau dong. alhasil saya ubek - ubek cari tau tentang gimana cari nyapih dan kalau lewat dari dua tahun dampaknya seperti apa thenn....

akhirnyaaaa...
beberapa tulisan dari AIMI ini menjawab semua kegalauan saya, dibawah ini kutipannya:

Maanfaat Menyusui Hingga lebih dari Dua Tahun

Pertama, anak dapat lebih mandiri. 
Banyak yang berpendapat bahwa lebih lama menyusui akan menyebabkan anak lebih manja. Pendapat tersebut tentu saja tidak tepat. Anak yang menyapih dirinya sendiri (biasanya pada umur 2 sampai 4 tahun) akan jauh lebih mandiri. Mengapa? Karena ia mendapatkan rasa keamanan dan kenyamanan dari ibunya (ketika menyusu) sampai akhirnya ia berhenti sendiri. Pada saat ia memutuskan untuk berhenti menyusu, ia tahu kalau ia telah melangkah lebih maju. Hal ini pulalah yang menyebabkannya lebih mandiri, karena ia telah dapat mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya, yaitu berhenti menyusu dan memulai fase baru menjadi mandiri.

Kedua, anak lebih jarang sakit
Beberapa referensi tentang hal ini, diantaranya adalah :
  • The American Academy of Family Physicians menyatakan bahwa anak yang disapih sebelum umur 2 tahun berisiko lebih besar untuk terkena penyakit.
  • Gulick (1986) menyatakan bahwa anak yang menyusu diantara umur 16-30 bulan lebih jarang sakit dan jikalau terkena penyakit, durasi sakitnya pun lebih pendek.
  • Goldman 1983, Goldman & Goldblum 1983, Institute of Medicine 1991) “Zat Antibodi banyak terdapat di dalam ASI pada saat menyusu”. Faktanya faktor imunitas meningkat pada tahun kedua dan pada saat menyapih.
  • WHO menyatakan, “sedikit penambahan pada tingkat menyusui dapat mengurangi tingkat kematian anak dibawah lima tahun sebesar sepuluh persen. Menyusui berperan penting dan terkadang diremehkan pada penanganan dan pencegahan penyakit anak anak.”
Pada saat anak sakit pun, menyusui bisa menjadi peredanya. Dan sang Ibu pasti juga merasa tenang karena membantu penyembuhan sang anak.

Ketiga, dapat mengurangi risiko alergi
Banyak penilitian yang menyatakan untuk mencegah alergi dan asma adalah dengan menyusu selama enam bulan eksklusif dan setelah itu tetap melanjutkan menyusu secara jangka panjang.

Keempat, anak menjadi lebih pintar
Banyak penelitian yang sekarang menyatakan adanya hubungan antara perolehan kognitif (IQ dan peringkat di sekolah) dengan ASI. Setelah diteliti, semakin tinggi perolehan kognitif ternyata dibuktikan dengan lamanya jangka waktu menyusu si anak.

Kelima, anak lebih mudah bersosialisasi
Anak yang memperoleh kemandirian sendiri tanpa paksaan (dalam arti menyapih sendiri) akan merasa lebih aman dan nyaman daripada anak yang kemandiriannya dipaksakan. Karena rasa aman dan nyaman tersebut, terbentuklah kepercayaan diri sehingga dalam lingkungan barupun anak akan lebih mudah bersosialisasi.

Keenam, berbagai keuntungan untuk ibu
  • mengurangi resiko kanker rahim
  • melindungi dari resiko osteoporosis
  • mengurangi resiko Artritis reumatoid (penyakit yang menyerang persendian)
  • mengurangi kebutuhan insulin bagi wanita yang menderita diabetes
  • dapat menurunkan berat badan
Keputusan menyapih sebaiknya didasarkan atas kesiapan ayah, ibu, dan anak. Jika sekiranya ada pihak yang belum siap, silakan tetap menyusui sambil terus melakukan proses sounding sebagai bagian dari proses penyapihan dengan cinta.


Jadi, emak - emek kece... buat saya juga sihh. nyusuin anak lebih dari dua tahun gak apa apa dan gak bikin si anak jadi manja n gak mandiri juga loh. tapi ya jangan keterusan juga. teteup komunikasikan kepada anak kalau mereka harus mau di sapih dan yang terpenting siapin mental Emak-nya juga buat proses penyapihan #noted to myself

yahh, ini jadi PeeR dan tantang besar buat saya sebagai emak baru. doakan saya bisa menyapih Hana dengan CINTA ya.. 






source:
www.aimi-asi.org
Post Comment
Post a Comment

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^