Top Social

Image Slider

Panduan Pengenalan MPASI

|
Tuesday, September 16, 2014
| Leave a comment
Hai emak, apa kabar? Sudah baca ulasan saya yang ini dong? Nah setelah baca bagaimana tanggapannya?

Tulisan ini kebetulan masih lanjutan dari ulasan sebelumnya dan dengan narasumber buku yang sama yaitu Pak Wied.



Menurut pak wied dalam memperkenalkan awal MPASI kepada bayi kita haruslah bertahap seperti berikut ini:

FlashBack Persiapan MPASI AWAL Hana - Chan

Horee.. tak terasa ya, bayi unyu – unyu kita sekarang sudah beranjak ‘gede’. Emak baru seperti saya tentunya bingung mengenai MPASI (Makanan Pendamping ASI) apa saja sih yang akan diberikan sesuai dengan awal dia makan?

Banyak perdebatan dikalangan ahli mengenai bubur terlebih dahulu atau buah. Kalau yang saya lakukan beberapa bulan kebelakang saat Hana berumur 6 bulan adalah memulai MPASI Hana – chan dengan memperkenalkan buah terlebih dahulu. Sebenarnya saya juga awalnya masih bingung, soalnya WHO hanya memberikan standar secara garis besar dan tidak rinci bagaimana kita memulainya.

Suatu hari sangking bingungnya saya mencari – cari informasi mengenai MPASI di dunia maya sampai berselancar tujuh hari tujuh malem yang bikin mata berkantong – kantong seperti si panda *lebay* tak kunjung mendapatkan inspirasi juga. Akhirnya, saya keluar rumah dan pergi ke toko buku terdekat dan mendapatkan buku super lengkapnya pak Wied Harry Apriadji tentang Makanan Bayi Sehat Alami.

Review: JJP (Jalan - Jalan Pagi) di Alam Fantasia Sentul City, Bogor

|
Saturday, September 13, 2014
| Leave a comment
Semua yang serba mendadak itu terkadang indah. Tak terkecuali Jalan – jalan pagi yang tidak kami rencanakan ini.


Pada suatu pagi yang cerah…

“Ma, mama dimana?” Tanyaku melalui handphone

“lagi dirumah lahh.. tumben kamu pagi – pagi gini telepon, ada apa ta?”

“ Ma, ajak si Hana olah Raga yuukk..”

(hening sejenak.. Tak terdengar suara dari handphone mama)

“emang lita mau kemana pagi – pagi gini?”
“yahh.. jalan – jalan aja maa…yayayaya..” bujukku
Sejam kemudian pasukan mama dateng; ayah berikut si adek. Rumah saya yang tadinya santai – santai saja dan sepi. Pas mereka dateng sudah tampak riweh gak jelas. Riweh seperti pasar malem. Keluarga kami bukanlah berasal dari keluarga batak, keluarga kami asli sunda. Tapi karena sudah terbiasa dari dulu dengan gaya bicara kami yang rada keras inilah yang terkadang merepotkan kami. Sempat suatu hari tetangga sebelah saya salah mengira kalau kami sedang ribut padahal kami hanya berbicara biasa saja yang Nampak berenergi  sepertinya sehingga memicu kesalahpahaman tetangga.

Setelah melakukan persiapan, akhirnya kami-pun memulai perjalanan jalan – jalan mendadak lagi untuk kesekian kalinya. Didalam perjalanan kami juga sempat ribut. Meributkan kami ini sebenernya mau jalan pagi kemana sih? Setelah perdebatan alot seperti rapat paripurnanya DPR. Maka, kami semua setuju untuk jalan pagi ke kawasan sentul. Lebih tepatnya ke Taman Budaya Sentul. Bukan karena nge- Fans sama karyanya Paman Teddybear. Itu semua karena jarak dari Depok ke Sentul lebih dekat daripada Depok Jakarta. Minus macet ya.

Review: Nge - dadak Hangout di JungleFest, Bogor Nirwana

|
Friday, September 12, 2014
| 3 Comments
" Papi, kan sekarang udah ada ART yang bantuin nih,yahh.. walaupun gak nginep cuman PP aja. aku mumet nih.. jalan - jalan yukk"

Ajakku hari minggu pagi kemarin sehabis arisan emak - emak di komplek. awalnya suamiku tak mau menuruti keinginanku itu, disamping baru pulang dari bandung karena ada kerjaan sampingan. selain itu, doi juga kelihatan nampak kelelahan sekali. tapi dasar aku-nya saja yang dodolipet, malah merengek minta pergi dengan alasan dapet tiket gretongan masuk JungleFest. mau gak mau suamiku meng - iya kan ajakanku tersebut.

kita baru keluar rumah jam setengah dua siang. siang banget yak, lah wong emang gak gitu niat buat pergi keluar. Dengan setengah hati, suamiku  bersiap - siap dan segera menyalakan mesin mobil sedangkan aku masih sibuk urus ini itu dengan bawaan orang udah kaya mau nginep tiga hari gak pulang - pulang.

" MAMI.. jadi gak sih? lama banget didalem, kasian nih hana"
seru suamiku yang sudah ada didalam mobil sedari tadi. namanya aku yak, orang rempong sekeluarga, pastilah masih riweh didalem rumah. entah ada yang ketinggalan lah, balik lagi kedalem padahal pintu rumah uda dikunci atau tiba - tiba saja pingin BAK. ish.. sumpeh lohh.. aku tuh dodolipet banget orangnya.

" BENTAR DONG PAPIII... aku kan lagi packing - packing, nanti makanan Hana ketinggalan lagi, repot donggg..."

teriakku dari dalam rumah. hihihi... bukan maksud gak menghormati suami karena teriak - teriak. tapi memang udah gaya bicaraku yang memang seperti itu dari sebelum kami nikah. masa iya aku ada darah batak? gak tau juga sih, secara ya, pernah operasi kepala dan membutuhkan darah. hehehe.

Setelah semuanya beres dan kroscek tidak ada barang yang tertinggal barulah kami berangkat. kami pergi ke Bogor melalui  tol, disamping lebih efisien waktunya dan kurasa saat itu tidak macet. tapi, ternyata ada kejadian yang tak terduga.

karena dari awal niatnya sudah setengah hati untuk pergi ke JungleFest. akhirnya dengan insting sok tau  kami berdua, malah kita ambil jalan yang kearah JungleLand sentul. sebelumnya kami memang lihat dulu ke wikimapia untuk mengetahui letak JungleFest dimana dan ternyata aku salah baca, yang harusnya Bogor Nirwana, aku malah bilang ke suami Sentul Nirwana. hihihi.. dodolipet banget kaann.