Top Social

Review: PERESMIAN AIMI DEPOK DAN SHARING ASI

|
Friday, November 14, 2014
| 2 Comments

Pengurus AIMI Depok
Tepat tanggal 1 November 2014 kemarin, akhirnya sekelompok emak emak kece nan hebat telah memperjuangkan komunitasnya, berawal dari ASI FOR BABY DEPOK yang berdiri setahun yang lalu kini mereka makin eksis dengan diresmikannya Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia(AIMI) cabang Depok 

Sekelompok emak emak kece ini sangat memperjuangkan emak emak yang lain khususnya emak emak kota Depok agar melek ASI. Sebelum resmi menjadi AIMI Depok, ASI FOR BABY DEPOK sering mengadakan kegiatan rutin seperti seminar/penyuluhan tentang kelas edukASI Postnatal dan Prenatal yang mana memberikan informasi dan pengetahuan tentang manfaat ASI, penggunaannya, serta kiat – kiat penting dalam proses menyusui.
 
Kenapa kekeuh pada ASI?

Sudah pada tahu dong gimana manfaat dari ASI itu sendiri? Disamping gak repot dalam mempersiapkannya, tanpa tambahan biaya untuk beli susu pula. Duitnya bisa ditabung buat masa depan anak dehh >.<

Nah, diantara manfaat ASI yang segudang itu dan sudah saya jelaskan pada postingan terdahulu saya. ada hal yang paling penting nih, yaitu dengan memberikan ASI kita bisa melakukan bonding dengan sang Anak. Bahagia pastinya, setelah kita mengandung 9 bulan lamanya dengan susah payah, saat mereka lahir ke dunia, kita susui mereka dengan cinta kasih yang tulus hasilnya pasti si anak bakalan sayang banget sama kita. Ikatan yang tercipta dari proses menyusui antara ibu dan anak tidak bisa digantikan dengan susu pabrikan.

Makanya emak emak kece nan cantik ini rela memperjuangkan komunitasnya agar bisa mengedukASI masyarakat sekitar tentang kelebihan – kelebihan ASI daripada keluar biaya untuk membeli susu pabrikan. Yah, walaupan banyak kendala yang menghadang tapi mereka tetap pantang menyerah untuk melakukan sosialisasi ASI.

Acara Peresmian AIMI ASI Depok yang diadakan di Balaikota Depok dan dihadiri sekitar 115 peserta, yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Depok, BPMK kota Depok, Kepala bidang Advokasi Kemitraan Pusat Promkes Kementarian Kesehatan RI, 35 perwakilan puskesmas kota Depok, Pengurus AIMI Pusat, AIMI Jabar serta Peserta umum ini sempat molor dari waktu yang telah ditentukan. Maklum namanya kita tinggal di Indonesia, ada gak sih acara yang ONTIME? XD



Pembukaan acara Peresmian AIMI ASI DEPOK diawali dengan menyanyikan bersama – sama lagu Indonesia Raya, kami semua yang hadir berdiri untuk ikutan menyanyikan lagu tersebut. Ahh.. sudah lama saya tidak menyanyikan lagu kebangsaan ini. 



Setelah itu, sambutan dari AIMI Pusat, AIMI Jabar kemudian sambutan dari BPMK Kota Depok dan Dinkes Kota depok terakhir sambutan dari ketua Panitia AIMI Depok. Menurut ketua Dinkes kota Depok, kini Depok telah menerapkan perda nomor 15 tahun 2013 tentang kota layak Anak yang salah satu pointnya ada Hak kesehatan anak mencakup Gizi baik sejak didalam kandungan, memberikan ASI Ekslusif (hanya ASI) selama 6 bulan dan menyusuinya sampai berusia 2 tahun.




Jadi, pemerintah Kota Depok sendiri sebenarnya sudah aware dengan gizi seimbang, salah satunya dengan pemberian ASI yang maksimal. Dengan memberikan ASI maka Hak anak akan terpenuhi dan kesehatannya pun akan terjaga. Namun, seperti yang kita ketahui, banyak rumah sakit di kota Depok yang masih ‘nakal’ dengan tidak memberikan pengetahuan kepada calon ibu tentang pemberian ASI.

Di Kota Depok sendiri baru 35 RW yang sudah ramah anak, maksudnya adalah sudah menerapkan perda no.15 tahun 2013. Sisanya, masih belum peduli tentang hal itu. 

Dalam hal pemberian ASI harus didukung oleh banyak pihak, tak terkecuali pihak rumah sakit. Sangat miris bila melihat angka yang dibeberkan oleh Dinkes bahwa di kota depok sendiri sejak tahun 2013 ada 17 kasus kematian pada ibu, 113 kematian pada bayi dan 2014 ini sudah ada 12 kasus kematian pada ibu, 33 bayi mengalami gizi buruk dan obesitas. Guna meminimal kan hal tersebut, Dinkes Depok gencar menerapkan perda no.15 tahun 2013. 



Peran AIMI DEPOK sebagai Mitra pemkot kota Depok dalam pemberian informasi mengenai ASI sangat memberikan dampak positif. Maka dari itu, semakin bertambah pula lah tugas emak emak cantik nan kece ini untuk terus memperjuangkan ASI demi mewujudkan generasi cerdas, sehat dan berkualitas di kota Depok.



Setelah acara sambutan dan pemberian informasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi talkshow ‘Sharing ASI’ bareng dr Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC atau lebih akrab via akun tweetnya @drOei dan Della Sabrina Hakim selaku Konselor menyusui, istri dari Irfan Hakim. Dalam sesi ini bukan hanya sekedar acara talkshow biasa. Tapi, pada sesi kali ini dimana kita, peserta. Boleh ‘curhat’ tentang pengalaman memberikan ASI  tanpa perlu merasa berdosa.



Banyak peserta yang curhat mulai dari gagal dalam pemberian ASIX, perjuangan untuk menyusui karena lingkungan sekitar tidak mendukung sang ibu, kendala saat pemberian IMD, kurang dukungan dari tenaga ahli dan staff rumah sakit ataupun puskesmas tentang ASI, dan masih banyak lagi sharing – sharing yang menyayat hati. Disela – sela sesi ini tak ketinggalan pula ada sesi bagi – bagi hadiah yang sangat menggiurkan bagi peserta yang hadir, tak terkecuali saya. Walaupun saya selalu keduluan orang untuk tunjuk tangan. Hahay..



“ kami ada di sini untuk berbagi, kami ada di sini untuk saling mendukung dan melengkapi”


Itulah yang saya tangkap dari makna sesi sharing ini. Kami sebagai emak sangat butuh dukungan moril dari segala pihak. Jangan bikin kami down dan tampak frustasi, jangan memandang remeh kami. Kami berjuang untuk anak kami, generasi penerus kami, jadi tolong dukung kami, jangan biarkan anak – anak kami kehilangan hak nya.



Semoga kedepannya pihak AIMI Depok bisa mengakomodir gerakan Melek ASI bagi emak – emak kota Depok. Selamat Berjuang AIMI DEPOK !! saya sangat mendukung peresmian AIMI DEPOK, maju terusss dan terus mengedukASI masyarakat Depok yaaa…













Dokumentasi foto. koleksi AIMI Depok
2 comments on "Review: PERESMIAN AIMI DEPOK DAN SHARING ASI"
  1. Asi emang penting mak....
    Pengen bisa nyusuin sampai 2 tahun.... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul.. semoga bisa ya mak.. semangatt!! terus berjuang XD

      Delete

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^