Top Social

Panduan Pengenalan MPASI

|
Tuesday, September 16, 2014
| Leave a comment
Hai emak, apa kabar? Sudah baca ulasan saya yang ini dong? Nah setelah baca bagaimana tanggapannya?

Tulisan ini kebetulan masih lanjutan dari ulasan sebelumnya dan dengan narasumber buku yang sama yaitu Pak Wied.



Menurut pak wied dalam memperkenalkan awal MPASI kepada bayi kita haruslah bertahap seperti berikut ini:


Struktur Molekul Makanan
Pada minggu pertama, berikan dulu karbohidrat sederhana, yakni buah – buahan segar tunggal, berupa jus (cair): boleh diencerkan dengan ASI/Air masak dan tidak direkomendasikan untuk mencampurkannya dengan sufor. Namu sebaiknya utamakan mengencerkan MPASI dengan menggunakan ASI.
Memasuki minggu kedua, jus buah bisa divariasikan dengan pure buah (agak pekat dari jus) – tergantung keterampilan makan bayi. Jika bayi belum mampu mengonsumsi pure buah dengan baik, berikan pada minggu ketiga.
Memasuki minggu ketiga, selain jus, atau pure buah, berikan juga bubur lembut dari karbohidrat kompleks yang tidak sulit dicerna, berupa bahan makanan tunggal sumber pati. Utamakan sayuran umbi atau sayuran buah kaya karbohidrat.

Tekstur Makanan
Pada minggu pertama, tekstur makanan (tepatnya konsistensi makanan) encer saja menyerupai ASI, berupa jus buah. Memasukin minggu kedua, bayi dilatih dengan konsistensi lebih pekat, berupa pure buah. Setelah terampil menikmati makana lembut buah, memasuki minggu ketiga, bayi diperkenalkan pada tekstur lembut bubur non buah. (tekstur makanannya sama, tetapi struktur molekulnya setingkat lebih rumit).

Cita Rasa Makanan
Utamakan cita rasa alami bahan makanan. Perkenalkan dulu pada makanan tunggal, agar bayi memiliki kekayaan perbendaharaan citarasa.

Porsi Makan
Pada dua minggu pertama: 1 orpsi/hari. Memasuki minggu ketiga: tingkatkan porsi makanan secara bertahap hingga menjadi 2 porsi/hari.
Takaran per porsi untuk seminggu pertama adalah 1 – 2 sendok makan. Pada hari ke – 6 atau ke – 8 (tergantung kebutuhan dan keterampilan makan bayi), tingkatkan jumlahnya secara bertahap; sehingga pada hari ke – 10, 1 porsi = 3 sendok makan.

Buah – buahan
Rasa buah harus manis dan tanpa rasa asam. Untuk buah tertentu, misalnya manga, pilih yang matang tua gara tidak bergetah. Jika jus atau pure buah terlalu manis, tambahkan ASI/Air masak secukupnya atau hingga keencerannya pas untuk bayi.
Jus Buah:
Jus Jeruk: Jeruk Manis (Pontianak/siam), peras lalu saring. Jika menggunakan jeruk baby alias jeruk pacitan, pastikan jeruk sudah tua dan rasanya manis. Tanda jeruk tua: bagian pangkal buah – tempat merekatnya tangkai buah – bercuruk ke dalam.
Jus buah lain: belimbing manis, blewah, semangka merah/kuning, melon hijau/jingga dan melon mas – di pasaran popular dengan nama timun mas.

Pure Buah
Papaya, pisang ambon/raja, jambu biji merah (diblender, lalu disaring agar bersih dari biji), mangga, alpukat, apel, pir dan kesemek. Apel, pir dan kesemek sebaiknya setelah dikupas dan dibuang bijinya, dikukus atau direbus terlebih dahulu hingga empuk lalu halusnya. Gunanya untuk melindungi bayi agar tidak tersedak, terutama bayi yang belum terampil makan. Pisang untuk membuat bubur lembut bisa menggunakan pisang kapok, pisang raja, atau ambon. Namun. Jika berat bayi kurang atau tergolong bayi mudah lapar sebaiknya pilih pisang kapok karena kandungan karbohidrat dan kalorinya paling tinggi.

Sayur – sayuran
Sayuran umbi : wortel
Sayuran buah : jagung manis, labu siam, labu air, labu kuning biasa, labu kuning jepang, mentimun jepang,sukini, dan tomat merah ( dibuang bijinya).

Sayuran tunas:
Umbi – umbian dan padi – padian
Umbi – umbian : kentang, ubi jalar kuning/jingga/ungu dan singkong kuning
Padi – padian : beras putih (sebaiknya jenis beras tumbuk), beras merah, beras coklat, dan beras hitam,
Lain – lain : sukun

Polong – Polongan & Hasil Olahan Kedelai
Kacang hijau kupas dan kacang polong kupas

Telur, ikan, daging sapi/ayam, susu sapi dan hasil olahannya, gula pasir dan garam: TIDAK DIBERIKAN

ASI
Sesuka bayi

Air masak
1 -3 sendok teh setelah menikmati MPASI bila perlu




Berikut Panduan sebulan MPASi Usia 6 – 7 bulan:

Hari ke 1 & 2 : Jus Jeruk Manis diberikan saat bangun tidur (setelah setengah atau satu jam setelah bangun), makan pagi sampai menjelang tidur ASI.
Hari ke 3 & 4 : Jus Apel Manis jadwal pemberiannya sama
Hari ke 5 & 6 : Jus Belimbing Manis, Jadwal pemberiannya sama
Hari ke 7 & 8 : Jus Jambu Biji Merah atau Jus Pepaya, jadwal pemberiannya masih sama
Hari 9 & 10 : Jus Bleweh atau Jus Melon Jingga, jadwal pemberiannya masih sama
Hari 11 & 12 : Jus Melon Hijau, jadwalnya masih sama
Hari 13 – 14 : Jus Pir, jadwalnya masih sama
Hari 15 – 16 : Pure pisang susu (susunya ASI ya), jadwal makan pagi, selingan pagi, makan siang, selingan siang = ASI, makan sore: Bubur Lembut Kabocha atau Bubur lembut singkong kuning, menjelang tidur = ASI
Hari 17 – 18 : Pure Mangga Jeruk Manis ( sudah mulai 2 rasa), makan sore: Bubur Lembut pisang. Sisanya ASI
Hari 19 – 20 : Pure alpuket susu (ASI), makan sore : bubur lembut jagung manis. Sisanya ASI
Hari 21 – 22 : Pure papaya – jeruk manis, makan sore: Bubur lembut kentang/bubur lembut sukun. Sisanya ASI
Hari 23 – 24 : Pure Apel – Jus Pir, makan sore: bubur lembut wortel. Sisanya ASI
Hari 25 – 26 : pure pisang jeruk manis/ pure pir – jeruk manis, makan sore : bubur lembut beras putih
Hari 27 – 28 : pure pir jus apel, makan sore: bubur lembut ubi warna/ bubur lembut beras merah. Sisanya ASI
Hari 29 – 30 : pure apel – jeruk manis, makan sore : bubur lembut kacang hijau. Sisanya ASI


Pemberian porsi makan:
Hari ke 1: 1 sdt – 3 sdt ( 1 sdm)
Hari ke 2 – 7 : 1 – 2 sdm
Hari ke 8 – 14: 3 sdm
Hari ke 15 – 30: 3 sdm

Takaran tersebut hanya panduan umum, sesuaikan dengan kebutuhan bayi. Karena setiap bayi memiliki keterampilan makanan dan porsi makan yang berbeda.



Kalau Hana – chan, setelah mengikuti panduan MPASI di bukunya pak wied ini Alhamdulillah anaknya jadi jarang sakit. Karena pengolahannya yang benar – benar alami dan kita masak sendiri tanpa campuran gula atau garam bahkan penyedap rasa. Bisa kehitung deh Hana sakit berapa kali. Paling saat dia numbuh gigi atau kalau seisi rumah tertular virus Flu, buat batuk gak sih. Paling baru akhir – akhir ini aja pas setahun doi jadi terkena batuk karena susah makan alias GTM.

Ulasan ini mengkutip dari buku super lengkap makanan bayi sehat alami karya wied harry apriadji. Ulasan selengkapnya emak – emak bisa membeli buku tersebut di toko buku terdekat. Karena bahasannya yang begitu detail sangat membantu untuk newmom seperti saya. Apabila emak mengalami kesusahan dalam mendapatkan bukunya emak bisa kirim email ke penerbit telemarketing@niagaswadaya.co.id dengan nomor telepon (021) 4204402 atau bisa bertanya langsung kepada sang author di wied_harry@yahoo.com

Jangan lupa sertakan backlink postingan saya ini ya kalau mau mengirim email ke penerbit atau ke authornya langsung. ^^~
Post Comment
Post a Comment

Mohon maaf komentar di moderasi ya, biar gak ada yang nyampah ^^